Kamis, 13 Desember 2007

skenario Allah SWT

Renungan dari seorang sahabat - Nuzulah HM Nuh

Sehelai daun yang jatuh ke Bumi adalah atas kehendak Allah SWT. Sungguh tak ada kejadian sekecil apapun luput dari skenario Allah Yang Maha Kuasa.


Kita bertemu dengan berbagai macam orang dan berpisah dengan orang-orang yang lain pun merupakan skenario Allah, alur kehidupan terus berjalan bagai mengalirnya air.

Ada banyak berbagai macam kenangan yang telah kita lalui. Pahit, getir, suka, duka, bahagia, sedih, kecewa, gembira, cinta, benci, gagal, berhasil, putus asa, optimis dan semuanya itu merupakan bagian dari kehidupan ini yang selalu menyertai tanpa membedakan warna kulit, ras, keyakinan, kebangsaan, pangkat, jabatan, kaya, gelar, miskin, pandai atau kurang pandai.

Kita harus meyakini dengan sebenarnya bahwa semuanya dalam skenario Allah SWT. Tak ada yang perlu disesali secara berlama-lama. Kita hanya boleh memiliki rencana, kita hanya boleh memiliki estimasi. Ketentuan mutlak di'tangan' Allah SWT. Keyakinan semacam inilah yang semestinya kita pahami secara benar, agar apapun guncangan kehidupan yang menimpa kita mampu kita menyikapinya secara lebih arif dan bijak.

Cuma ada dua sikap yang harus diperlihatkan seorang Muslim, bila menerima kebaikan ia bersyukur dan bila menerima musibah ia bersabar. Ajaib sepertinya Allah SWT. tak ingin melihat hamba-hamba-Nya berada dalam perasaan tidak nyaman yang berkepanjangan.

Di Zaman supercanggih ini sebaik firman Allah merupakan oase di padang pasir gersang, Begitu menyejukkan. Begitu menentramkan. Rabbi zidni ilman warzukmni fahma.

Jumat, 30 November 2007

wanita sholihah

by The Fikr (Album: Cinta)

Perhiasan yang paling indah
bagi seorang abdi Allah
Itulah ia wanita sholehah
Ia menghiasi dunia

Perhiasan yang paling indah
bagi seorang abdi Allah
Itulah ia wanita sholehah
Ia menghiasi dunia
Itulah ia wanita sholehah
Ia menghiasi dunia

Aurat ditutup demi kehormatan
Kitab Al Qur'an didaulahkan
Suami mereka ditaatinya
Walau berjualan di rumah saja

Karena iman dan juga Islam
Telah menjadi keyakinan
Jiwa raga mampu di korbankan
Harta kemewahan dileburkan

Di dalam kehidupan ini
dia menampakkan kemuliaan
Bagai sekutum mawar yang tegar
Ditengah gelombang kehidupan

Aurat ditutup demi kehormatan
Kitab al Qur'an didaulahkan
Suami mereka ditaatinya
Akhlak mulia yang ia hadirkan

Karena iman dan juga Islam
Telah menjadi keyakinan
Jiwa raga mampu di korbankan
Harta kemewahan dileburkan

Di dalam kehidupan ini
dia menampakkan kemuliaan
Bagai sekutum mawar yang tegar
Ditengah gelombang kehidupan

Wanita sholehah....

mencintai dicintai fitrah manusia

    Cinta

    by The Fikr (Album: Cinta)

    Mencintai dicintai fitrah manusia
    Setiap insan di dunia akan merasakannya
    Indah ceria kadang merana itulah rasa cinta

    Berlindunglah pada Alloh dari cinta palsu
    Melalaikan manusia hingga berpaling dari-Nya
    Menipu daya dan melenakan sadarilah wahai kawan

    Cinta adalah karunia-Nya bila dijaga dengan sempurna
    Resah menimpa gundah menjelma jika cinta tak dipelihara

    Cinta pada Alloh cinta yang hakiki
    Cinta pada Alloh cinta yang sejati
    Bersihkan diri gapailah cinta Cinta Ilahi

    Berlindunglah pada Alloh dari cinta palsu
    Melalaikan manusia hingga berpaling darinya
    Menipu daya dan melenakan sadarilah wahai kawan

    Utamakanlah cintapadanya terjagalah amalan kita
    Binalah slalu cinta Ilahi hidup kita kan bahagia

    Cinta pada Alloh cinta yang hakiki
    Cinta pada Alloh cinta yang sejati
    Bersihkan diri gapailah cinta Cinta Ilahi


Cerita cinta sungguh indah untuk dirasakan. Mencintai ibu bapak, saudara, kekasih. Ada cinta yang hakiki yang sering dilupakan atau sengaja kita lupakan. Ketika sedih, ketika duka menerpa baru kita sadari bahwa Allah masih mau menemani, masih mau mendengarkan, masih mau memberi rizki. Kenapa kita sering lupa untuk mensyukurinya? Senyumlah, belajarlah untuk selalu bersyukur walau itu sedikit yang kita rasakan namun sesungguhnya itulah nikmat yang sangat besar untuk kita dari Sang Khalik.

Mencintai dengan keiklasan, mencintai karena Allah. Ingatlah bahwa rizki waktu di dunia ini makin detik berjalan makin berkurang. Jangan sia2kan nafas yang memasuki tubuh ini, menyatukan jiwa dan raga kita. Bersyukurlah untuk selalu mengingat Allah, nafas kita adalah tasbih kehidupan. Kenapa kita jarang menangis ketika Allah pergi menjauh? Untungnya tidak pernah terjadi.

Astagfirullah rabbal barayya
Astagfirullah minal khatayya
Astagfirullah...

Dalam khusyu'nya shalat wajib ingin selalu bertemu. Disunyinya malam dengan tahajud makin rindu di rasa. Allahu rabbi, begitu besar rizki Allah ini dengan memberikan cinta sehingga rindu selalu berat menahan tubuh.

Laa illahailallah....
Laa illahailallah....
Laa illahailallah....

Selasa, 20 November 2007

racana kalpavriksha 373-374 (18nop2007)




Temu kangen Racana Kalpavriksha Nara-Stri 373-374 yang sudah sekian tahun tidak berjumpa. Makan2 dengan keluarga besar. Makasih k'Mpu, makasih k'Mariati, makasih kakak2 semua. I love u so much :)

Senin, 19 November 2007

reuni kalpavriksha - 18 Nov 2007

Minggu siang, 18 November 2007, Keluarga Besar Kalpavriksha mengadakan pertemuan di Kampus Depok. Acara pertemuan berlangsung semarak, dihadiri lebih dari 30 Warga Racana Kalpavriksha.  Ditambah dengan suami, istri, anak, adik, dll. dari warga yang hadir, maka pertemuan ini dihadiri lebih dari 60 orang. Di antara peserta pertemuan, hadir Kak Mpu – Pembina Nara, dan Kak Mariati – Pembina Stri. Siapa saja Warga Racana Kalpavriksha yang hadir, dapat dilihat dalam lampiran berita ini.

Meski hanya dirancang dalam waktu kurang dari dua minggu, pertemuan berjalan dengan baik. Acungan jempol harus diberikan kepada penyelenggara pertemuan : Kak Nila, Kak Retno, Kak Tari serta kakak-kakak lainnya.

Selain diisi dengan acara kangen-kangenan, para Warga Racana Kalpavriksha yang hadir sempat melontarkan ide-ide seputar peningkatan kembali kegiatan di Racana Kalpavriksha serta pengembangan kegiatan kepanduan secara umum. Kak Wening sedang menyiapkan notulen pertemuan tersebut.

Selain acara bagi Warga Racana Kalpavriksha, juga berlangsung lomba menggambar untuk putra-putri Warga Racana Kalpavriksha. Pemenang lomba menggambar adalah putra Kak Wahyu Syaiful Bahri.

Pertemuan yang diadakan di rumah makan Mang Engking di kawasan Hutan Kota UI cukup menyenangkan bagi putra-putri Warga Racana Kalpavriksha. Rumah makan yang didirikan dalam bentuk pondok-pondok di atas danau, membuat beberapa putra-putri kita tertarik untuk menceburkan diri ke air danau dan bermain mengejar ikan.

Pertemuan diakhiri dengan santap siang bersama. Meski rasa rindu belum sepenuhnya terobati, namun ruang makan harus ditinggalkan untuk kembali pulang. Sebagaimana biasanya, para Warga Racana Kalpavriksha bergotongroyong mengumpulkan dana untuk mendukung pertemuan ini.

(Email dari K' Bambang Wahcyudianto)

 

Minggu, 23 September 2007

sebelum cahaya - letto

ku teringat hati
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta

ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta

kekuatan hati yang berpegang janji
genggamlah tanganku cinta
ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri
temani hatimu cinta

ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta

ku teringat hati
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta

ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta

nasehat sekuntum bunga ramadhan

Hadist: Setiap anak Adam akan menerima siksa kubur. Setiap anak yang membaca satu ayat Al Qur'an akan menghapus empat puluh tahun siksa kubur orang tuanya.

Rabu, 12 September 2007

orang yang didoakan oleh malaikat

Inilah orang - orang yang didoakan oleh para malaikat :

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
Rasulullah SAW bersabda, Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci.

(Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)

2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.
Rasulullah SAW bersabda, Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia

(Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Muslim no. 469)

3. Orang orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.
Rasulullah SAW bersabda, Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang orang) yang berada pada shaf shaf terdepan

(Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra bin Azib ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)

4. Orang orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).
Rasulullah SAW bersabda, Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang orang yang menyambung shaf shaf

(Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)

5. Para malaikat mengucapkan Amin ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.
Rasulullah SAW bersabda, Jika seorang Imam membaca ghairil maghdhuubialaihim waladh dhaalinn, maka ucapkanlah oleh kalian aamiin, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu.

(Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 782)

6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.
Rasulullah SAW bersabda, Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia

(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)

7. Orang orang yang melakukan shalat shubuh dan ashar secara berjamaah.
Rasulullah SAW bersabda, Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?, mereka menjawab, Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat

(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.
Rasulullah SAW bersabda, Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata Amiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan

(Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda ra., Shahih Muslim no. 2733)

9. Orang orang yang berinfak.
Rasulullah SAW bersabda, Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak. Dan lainnya berkata, Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit

(Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)

10. Orang yang sedang makan sahur.
Rasulullah SAW bersabda, Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang orang yang sedang makan sahur

(Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)

11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
Rasulullah SAW bersabda, Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh

(Imam Ahmad meriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib ra., Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, Sanadnya shahih)

12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
Rasulullah SAW bersabda, Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain

(Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)

Sumber Tulisan Oleh : Syaikh Dr. Fadhl Ilahi (Orang orang yang Didoakan Malaikat, Pustaka Ibnu Katsir, Bogor, Cetakan Pertama, Februari 2005

Jumat, 24 Agustus 2007

the last legion




10,000 B.C




kupu-kupu yang lucu

Wah, handphone baru Nak Mas.........?” Tanya Ki Bijak

“Alhamdulillah ki, handphone ini baru kemarin ana beli, suaranya lebih jernih, bisa diloud lagi, ditambah fiturnya juga bagus ki, warna-warnanya juga indah.............” Kata Maula seperti tengah berpromosi.

Ki Bijak tersenyum mendengar kata-kata Maula, mereka berdua terlibat diskusi mengenai handphone baru Maula.

“Nak Mas, kalau suara handphone ini diapakan tadi...diloudkan....? kira-kira dalam radius berapa suaranya bisa terdengar.........” Tanya Ki Bijak.

“Mungkin masih bisa kedengaran dalam radius dua atau tiga meter ki........” Kata Maula.

“Nak Mas pernah dengar suara jangkrik....?” Tanya Ki Bijak.

“Ya pernah ki, suaranya keras sekali, bahkan sampai terdengar dari radius puluhan meter....” Kata Maula.

“Nak Mas bandingkan besar jangkrik dengan besar handphone Nak Mas, pasti jauh lebih kecil, tapi dengan ukuran yang jauh lebih kecil sekalipun, jangkrik mampu menghasilkan suara dari gesekan sayap-sayapnya, jauh lebih keras dari handphone yang tercanggih sekalipun............” Kata Ki Bijak.

Maula baru ‘engeh’ kearah mana pembicaraan gurunya.

“Iya ya ki, handphone ini sudah sedemikian canggih, tapi suaranya masih kalah dari jangkrik yang kecil.........” Kata Maula.

Ki Bijak tersenyum lagi, “Itulah kenapa kita tidak boleh merasa sombong dengan kepandaian dan kepintaran kita, karena ilmu dan pengetahuan kita hanyalah seperti setitik tinta ditengah lauatan ilmu Allah.............” Sambung Ki Bijak.

“Lalu Nak Mas perhatikan sayap kupu-kupu yang beterbangan itu...............”Kata Ki Bijak sambil menunjuk kearah beberapa kupu-kupu yang hinggap dan pergi diputik bunga.

Maula mengarahkan pandangannya kearah yang ditunjuk gurunya, ia mendapati beberapa ekor kupu-kupu dengan sayap yang bercorak sangat indah, kedua sisi sayapnya dihiasi motif dan garis yang sangat simetris, kalau ada titik hitam disayap kirinya, titik dengan warna dan ukuran yang sama terdapat pula disayap kananya, jika ada warna kecoklatan dan garis-garis halus disebelah sayap kanannya, pun demikian disayap kirinya, sungguh sebuah penciptaan yang sempurna, tak bosan mata Maula menyaksikan gerak sayap kupu-kupu yang berkipas-kipas, hingga Ki Bijak meneruskan perkataannya.

“Nak Mas bandingkan dengan corak dan warna casing handphone Nak Mas yang mahal itu,lebih indah mana....?” Tanya Ki Bijak.

“Subhanallah, tiada kesempurnaan dan keindahan yang melebihi kesempurnaan dan keindahan yang Allah ciptakan ki.............” Kata Maula.

“Nak Mas benar, tiada kesempurnaan dan keindahan yang setara atau menyamai kesempurnaan dan keindahan ciptaan Allah yang seharusnya makin membuat kita bersujud demi menyaksikan keagungan dan kebesaran-Nya........” Kata Ki Bijak.

“Ki, demikian banyak dan jelas kesempurnaan dan keindahan yang Allah ciptakan, tapi kenapa sedikit sekali diantara kita yang mengetahui atau menyadarinya ki.......” Kata Maula.

“Seandainya hati anak adam ini tidak tertutupi oleh debu dosa dan kufarat, jangankan hanya keindahan yang jelas nampak didepan mata, keindahan-keindahan langit sekalipun ia akan mampu melihatnya.....” Kata Ki Bijak.

 “Ki, sebesar apa pengaruh dosa terhadap kepekaan dan ketajaman “mata hati” dalam melihat “kebesaran Allah”..?” Tanya Maula.

“Besar Nak Mas, bahkan sangat besar sekali, karena hati kita ini ibarat lensa yang membantu kita untuk dapat melihat dengan jelas segala hal yang Allah perkenankan untuk kita ketahui, namun ketika lensa itu tertutup oleh debu-debu dosa, maka pandangan mata hati kita akan buram dan samar, atau bahkan tidak bisa kita gunakan untuk melihat sama sekali, manakala kotoran dan debu-debu dosa itu sedemikian banyak dan berkerak dihati kita...............” Kata Ki Bijak.

“Ki, apakah mungkin kotoran dan debu itu bisa dibersihkan ki..........?” Tanya Maula.

Ki Bijak menghela nafas panjang, “Insya Allah bisa Nak Mas, selama kita masih diberi kesempatan hidup oleh Allah swt..........” Katanya lagi.

“Meskipun dosa-dosa kita banyak ki........” Tanya Maula

Ki Bijak mengangguk, “Nak Mas perhatikan lagi kupu-kupu itu, Nak Mas tahu dari apa kupu-kupu itu berasal...?”Tanya Ki Bijak.

“Kupu-kupu berasal dari ulat yang bermetoforposis menjadi kepompong sebelum kemudian akhirnya menjadi kupu-kupu ki.........” Kata Maula, sambil mengingat pelajaran biologi yang pernah didapatnya dulu.

“Siapapun hampir pasti jijik ketika melihat ulat bulu yang gatal, tapi ketika ulat bulu yang hitam dan besar itu bermetaforposis kemudian jadi kupu-kupu, insya Allah setiap orang menyukainya, terlepas dari apa kupu-kupu itu berasal......”

“Demikianpun kita Nak Mas, sengaja atau tidak disengaja, mungkin suatu ketika periode kehidupan kita terjebak dalam kubangan dosa yang membuat kita kotor dan penuh debu dosa, dan ketika itu kita ibarat ulat yang sangat menjijikan dimata Allah swt.........”

“Dengan keagungannya, kemudian Allah memerintahkan kita untuk bersegera menuju ampunannya dengan menyesali dan bertobat dari salah dan dosa kita, mungkin kita akan merasakan “sakit” ketika kita mulai meninggalkan hobi judi kita misalnya, mungkin kita akan menderita manakala kita tak lagi meminum khamr kegemaran kita misalnya, mungkin kita akan merasakan lelah, manakala kita harus banyak duduk bersila dan berdzikir untuk membasuh dosa-dosa kita, mungkin kita akan merasa merugi ketika pertama kali kita bersedekah, tapi perasaan sakit, perasaan menderita, perasaan lelah itupun dialami oleh ulat yang ingin menjadi kupu-kupu, jadi adalah sesuatu yang wajar dalam proses tobat kita, kita merasakan sesuatu yang kadang sedikit menyakitkan, yang harus kita ingat bahwa dengan itu, insya Allah kita akan menjadi “kupu-kupu” yang indah, yang lucu, dan tidak lagi dijauhi atau membuat jijik orang-orang disekitar kita..........” Kata Ki Bijak lagi

Maula kembali memperhatikan kupu-kupu itu, indah warnanya, imut gerakannya, dimanapun kupu-kupu itu hinggap, tak satupun bunga yang melarangnya, karena kupu-kupu tidak pernah membuat kerusakan pada putik bunga, justru kupu-kupu menjadi sarana perkawinan antara putik sari dan benang sari serta penyebaran bibit-bibit bunga ketempat-tempat yang dihinggapinya...

Ki Bijak memperhatikan Maula yang terlihat sangat asyik memperhatikan kupu-kupu disekitarnya;

“Kita pun seharusnya meniru dan belajar dari kupu-kupu Nak Mas, indah perilaku kita, bijak tutur kata kita, sopan dan santun gerak – gerik kita, sehingga kita bisa diterima dimanapun kita menginjakan kaki, dikantor, dirumah, atau dimanapun, dan seperti kupu-kupu itu lagi, sedapat mungkin keberadaan kita bisa membawa manfaat bagi orang lain dan lingkungan tempat dimana kita tinggal...” Kata Ki Bijak.

Maula tersenyum, perkataan gurunya barusan, adalah penjelasan dari apa yang tengah ia pikirkan, kemudian hatinya lirih berkata;

“Terima kasih ki, terima kasih kupu-kupu, puji syukur kepada-Mu yang Allah, hari ini hamba Engkau ajari hamba dengan hikmah yang sangat indah ......................”

Kamis, 23 Agustus 2007

telaga hati

Suatu hari seorang tua bijak didatangi seorang pemuda yang sedang dirundung masalah Tanpa membuang waktu pemuda itu langsung menceritakan semua masalahnya. Pak tua bijak hanya mendengarkan dgn seksama, lalu Ia mengambil segenggam serbuk pahit dan meminta anak muda itu untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya serbuk pahit itu ke dalam gelas, lalu diaduknya perlahan,
"Coba minum ini dan katakan bagaimana rasanya ", ujar pak tua.
"Pahit, pahit sekali ", jawab pemuda itu sambil meludah ke samping.
Pak tua itu tersenyum, lalu mengajak tamunya ini untuk berjalan ke tepi telaga belakang rumahnya.
Kedua orang itu berjalan berdampingan dan akhirnya sampai ke tepi telaga yg tenang itu.
Sesampai disana, Pak tua itu kembali menaburkan serbuk pahit ke telaga itu, dan dengan sepotong kayu ia mengaduknya.
"Coba ambil air dari telaga ini dan minumlah." Saat si pemuda mereguk air itu, Pak tua kembali bertanya lagi kepadanya,
"Bagaimana rasanya ?"
"Segar", sahut si pemuda.
"Apakah kamu merasakan pahit di dalam air itu ?" tanya pak tua
"Tidak, " sahut pemuda itu
Pak tua tertawa terbahak-bahak sambil berkata:
"Anak muda, dengarkan baik-baik. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam serbuk pahit ini, tak lebih tak kurang. Jumlah dan rasa pahitnyapun sama dan memang akan tetap sama. Tetapi kepahitan yg kita rasakan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkannya.
Jadi saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu yg kamu dapat lakukan;
Lapangkanlah dadamu menerima semuanya itu, luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu".
Pak tua itu lalu kembali menasehatkan:
"Hatimu adalah wadah itu; Perasaanmu adalah tempat itu; Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi jangan jadikan hatimu seperti gelas, buatlah laksana telaga yg mampu menampung setiap kepahitan itu, dan merubahnya menjadi kesegaran dan kedamaian. Karena Hidup adalah sebuah pilihan, mampukah kita jalani kehidupan dengan baik sampai ajal kita menjelang?


**--Belajar bersabar menerima kenyataan adalah yang terbaik"--**



Terima kasih para sahabatku yang masih mau memberi nasehat kepadaku .

Selasa, 31 Juli 2007

sembilan energi positif mengatasi kekecewaan di jalan da'wah

Kekecewaan seringkali melanda aktivitis dakwah melihat dakwah yang dilakukannya tak kunjung membawa hasil dan sebagainya. Berikut ini adalah sembilan energi postif yang dapat menjadi bahan bakar di dalam jiwa untuk mengatasi kekecewaan tersebut, yaitu:

1. Tentara terdepanmu adalah keikhlasan

"Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya". (QS. An-Nisaa : 125)

Meminjam istilah dari sebuah artikel yang pernah penulis baca, Tentara Terdepanmu adalah Keikhlasan. Istilah ini sangat tepat karena memang keikhlasan adalah garda terdepan kita untuk menghadapi segala rintangan di jalan da'wah. Keikhlasan membuat kita tak kenal lelah dan tak kenal henti dalam menyampaikan Al Haq karena tujuan kita hanya satu, Allah Subhanahu wa Ta'ala. Jika tujuan kita menyimpang kepada yang sifatnya duniawi, maka saat tujuan itu tak tercapai, kita akan mudah kecewa dan berbalik ke belakang. Bila berda'wah lantaran mengharapkan apa-apa yang ada pada manusia, berupa penghormatan, penghargaan, pengakuan eksistensi diri, popularitas, jabatan, pengikut dan pujian, maka hakekatnya kita telah berubah menjadi hamba manusia, bukan lagi hamba Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Kisah yang sangat menarik ketika Khalid bin Walid selaku panglima perang yang notabene sangat berjasa bagi kaum muslimin, tiba-tiba diturunkan jabatannya menjadi prajurit biasa, oleh Khalifah Umar bin Khattab. Namun Umar melakukan itu karena melihat banyaknya kaum muslimin yang mengelu-elukan kepahlawanan dan cenderung mengkultuskan Khalid, sehingga Umar khawatir hal itu akan membuat Khalid menjadi ujub (bangga diri), yang dapat berakibat hilangnya pahala amal-amal Khalid
di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Dan subhanallah, Khalid tidak marah ataupun kecewa karena jabatannya diturunkan, bahkan ia tetap turut berperang di bawah komando pimpinan yang baru. Ketika ditanya tentang hal itu, Khalid menjawab dengan tenang, aku berperang karena Allah Subhanahu wa Ta'ala, bukan karena Umar.

2. Harus Tahan Beramal Jama'i

"Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai..". (QS. Ali Imran : 103)

Beramal jama'i itu jalannya tak selalu datar, ada kalanya mendaki, karena dalam beramal jama'i, kita akan menemui berbagai macam sifat manusia, berbagai pemikiran, fitnah dari luar, pun dari dalam. Namun bagaimanapun buruknya kondisi jamaah, tetap saja amal jama'i itu lebih baik dan lebih utama daripada sendirian. Ali bin Abi Thalib berkata, keruhnya amal jama'i, lebih aku sukai daripada jernih sendirian.

Kekuatan utama kita adalah persatuan kaum muslimin. Sesungguhnya kekalahan kita saat ini bukanlah karena kehebatan bersatunya kaum kuffar, tetapi karena tidak bersatunya kaum muslimin. Kejahatan yang terorganisir akan mampu mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir. Orang-orang yang memisahkan diri dan lari dari barisan da'wah, sesungguhnya tidak akan membuat barisan da'wah itu melemah atau kehilangan kader, justru barisan itu akan semakin solid dan kokoh karena mengindikasikan yang tergabung di dalamnya, tinggallah orang-orang yang teruji memiliki jiwa-jiwa pemersatu. Inilah sebuah
sunnatullah yang senantiasa berlaku untuk membedakan antara loyang dan emas. Jadi, kita harus tahan beramal jama'i !

3. Bermanfaat bagi orang lain

Rasulullah Shalallahu Alaihi wa sallam bersabda, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.(HR. Qudhy dari Jabir)

Bila kita melihat ukhuwah dalam barisan da'wah ternyata belum seindah seperti shirah yang kita baca, atau ternyata hijab di lembaga da'wah amat cair, maka adalah sangat wajar bila kita kecewa. Tetapi kekecewaan itu janganlah dipelihara, jangan justru membuat kita bersungut-sungut, menuntut lebih, berkeluh kesah, apatah lagi sampai memisahkan diri dari barisan. Mari ubah sudut pandang, dan kita tekankan bahwa segala kekurangan yang ada pada barisan da'wah adalah justru menjadi kewajiban
kita untuk membenahinya. Jangan banyak menuntut, jadikan diri kita
bermanfaat bagi orang lain.

4. Penuhi hak sesama muslim

- Saling menasehati (QS. Al Ashr: 1-3)

Kekurangan dalam diri qiyadah, jundi, lembaga, manajemen, hendaknya disampaikan dalam bentuk nasehat. Untuk yang sifatnya pribadi – sebagai adab nasehat- adalah disampaikan tidak dalam forum, tetapi disampaikan pribadi, berdua saja, dalam rangka saling berpesan untuk nasehat menasehati dalam menetapi kesabaran. Karena bila kita memberi nasehat dihadapan orang banyak, maka itu sama saja dengan membuka aibnya dan

menjatuhkannya, apalagi bila sampai melakukan sidang layaknya menghakimi terdakwa. Sangatlah tipis perbedaan antara orang yang ingin menasehati karena landasan kasih sayang, dengan orang yang menasehati karena sekaligus ingin membuka aib saudaranya, sehingga membuat diri yang dinasehati seakan lebih rendah, dari yang menasehati.

- Lemah lembut

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman tentang salah satu ciri jundullah (tentara Allah), yaitu : "yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu'min."(QS. Al Maidah: 54)

- Jangan dengki

Rasulullah Shalallahu Alaihi wa sallam bersabda, takutlah kamu semua akan sifat dengki sebab sesungguhnya dengki itu memakan segala kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar. (Riwayat Abu Daud dari Abi Hurairah)

- Jangan suudzon

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain. (QS. Al Hujuurat: 12)

- Rendah Hatilah

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman.(QS. An Naml: 215)

- Jangan Berbantahan

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, "..dan Janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menjadikan kamu gentar, dan hilang kekuatanmu." (QS. Al Anfaal:46). Berbantah-bantahan sesama kita, padahal musuh di luar, sudah siap menerkam.

5. Musuh terbesar kita adalah syetan

Musuh kita bukanlah seorang muslim, apatah lagi sesama aktivis. Musuh terbesar kita adalah iblis dan bala tentaranya. Mereka senantiasa akan merusak ukhuwah kita dari kiri, kanan, depan, dan belakang (QS. Al A'raf: 17).


Hendaknya kita senantiasa ingat akan janji iblis untuk menyesatkan hamba-hamba-Nya (QS. Al Israa:62). Ini akan menjadi landasan kita untuk selalu menatap saudara kita dengan penuh kasih sayang karena boleh jadi saat saudara kita menyakiti kita, adalah lantaran banyaknya syetan di sekelilingnya yang terus menerus membisikinya untuk membenci kita, demikian pula sebaliknya, bisa jadi syetan menghembuskan prasangka-prasangka di dalam benak kita. Maka, mari kita jadikan syetan sebagai musuh bersama.

6. Sukses da'wah bukanlah karena kehebatan kita

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allah-lah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (QS. Al Anfaal : 17)

Ayat ini menyatakan bahwa kemenangan dalam medan peperangan, pun dalam suksesnya da'wah, bukanlah karena kepintaran kita dalam membuat strategi da'wah, tetapi tak lebih karena pertolongan dari Allah. Jika tidak, maka apa bedanya kita dengan Qarun yang berkata, Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku. (QS. Al Qashash : 78). Dan kita lihat bagaimana ending kehidupan dari Qarun yang ditenggelamkan Allah Subhnahu wa Ta'ala ke perut bumi.

7. Mujahid itu teman kita sendiri

Mujahid dan mujahidah itu sesungguhnya ada di sekeliling kita, di dekat kita. Ya, bisa jadi mereka adalah teman-teman kita sendiri. Maka sangat aneh bila kita kerap kali menitikkan air mata saat ingat mujahid-mujahid di Palestina, Iraq, Chechnya, Afghanistan, dan lain-lain, tetapi dengan saudara-saudara mujahid di sesama lembaga saja, kita tidak bisa berlapang dada.

8. Ingat Kematian

Rasulullah Shalallahu Alaihi wa sallam bersabda, Perbanyaklah kalian mengingat mati, sebab seorang hamba yang banyak mengingat mati, maka Allah akan menghidupkan hatinya, dan Allah akan meringankan baginya rasa sakit saat kematian.

9. Doakan di shalat malam kita

Doa adalah senjata orang-orang beriman dan bila kita mendoakan saudara muslim kita tanpa sepengetahuannya, maka para malaikat akan berkata, untuk kamu juga. Rasulullah Shalallahu Alaihi wa sallam bersabda,

"Tidak seorang Muslim pun mendoakan kebaikkan bagi saudaranya sesama Muslim yang berjauhan melainkan malaikat mendoakannya pula. Mudah-mudahan engkau beroleh kebaikan pula." (HR. Muslim)

Menyatakan diri sebagai orang beriman, sebagai seorang du'at (pengemban da'wah), sebagai seorang aktivis da'wah, sesungguhnya mengandung konsekuensi yang tidak ringan. Yaitu kita senantiasa akan
mendapat ujian keimanan dari sang pemilik 99 Al Asmaul Husna. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, "Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan, sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, RasulNya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS. 9:16).

Dan di surat lainnya, Apakah kamu mengira kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu cobaan sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan serta macam-macam cobaan." (QS. Al-Baqarah:214)

Tersenyumlah dalam duka dan tenanglah dalam suka. Insya Allah dengan mengingat sembilan energi positif, akan membuat kita bersabar, dan enggan berpisah dari jalan da'wah ini. dan janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. "(QS. Ali Imran: 139).


perjuangan pupus

Tersenyum untuk menjelaskan cerita, namun goyah juga dirasa. Bahwa ini tetap kenyataan yang harus kuhadapi. Tersenyum walau tetap tidak bisa juga tersenyum. Hari ini aku mendapat rizki kegagalan.

"Jgn putus asa,msh bnyk kesempatan. Terus berjuang."

"Sabar aj do sapa tau gnti'y lbih gde mas, ehm omg2 lg ngpain sh ko pke prjuangn sgala,ga lu2s ujian ato dh dtolak pcar,he3"

Terima kasih adik2ku (26Juli2007)

Kamis, 21 Juni 2007

titip ibuku ya Allah


" Nak, bangun... udah adzan subuh. Sarapanmu udah ibu siapin di meja... "

Tradisi ini sudah berlangsung 20 tahun, sejak pertama kali aku bisa mengingat. Kini usiaku sudah kepala 3 dan aku jadi seorang karyawan disebuah Perusahaan Tambang, tapi kebiasaan Ibu tak pernah berubah.

" Ibu sayang... ga usah repot-repot Bu, aku dan adik-adikku udah dewasa " pintaku pada Ibu pada suatu pagi. Wajah tua itu langsung berubah. Pun ketika Ibu mengajakku makan siang di sebuah restoran. Buru-buru kukeluarkan uang dan kubayar semuanya. Ingin kubalas jasa Ibu selama ini dengan hasil keringatku. Raut sedih itu tak bisa disembunyikan.

Kenapa Ibu mudah sekali sedih ? Aku hanya bisa mereka-reka, mungkin sekarang fasenya aku mengalami kesulitan memahami Ibu karena dari sebuah artikel yang kubaca ... orang yang lanjut usia bisa sangat sensitive dan cenderung untuk bersikap kanak-kanak ..... tapi entahlah.... Niatku ingin membahagiakan malah membuat Ibu sedih. Seperti biasa, Ibu tidak akan pernah mengatakan apa-apa.

Suatu hari kuberanikan diri untuk bertanya,

" Bu, maafin aku kalau telah menyakiti perasaan Ibu. Apa yang bikin Ibu sedih ? "

Kutatap sudut-sudut mata Ibu, ada genangan air mata di sana.

Terbata-bata Ibu berkata,

" Tiba-tiba Ibu merasa kalian tidak lagi membutuhkan Ibu. Kalian sudah dewasa, sudah bisa menghidupi diri sendiri. Ibu tidak boleh lagi menyiapkan sarapan untuk kalian, Ibu tidak bisa lagi jajanin kalian. Semua sudah bisa kalian lakukan sendiri "

Ah, Ya Allah, ternyata buat seorang Ibu .. bersusah payah melayani putra-putrinya adalah sebuah kebahagiaan.

Satu hal yang tak pernah kusadari sebelumnya. Niat membahagiakan bisa jadi malah membuat orang tua menjadi sedih karena kita tidak berusaha untuk saling membuka diri melihat arti kebahagiaan dari sudut pandang masing-masing.

Diam-diam aku bermuhasabah. .. Apa yang telah kupersembahkan untuk Ibu dalam usiaku sekarang ? Adakah Ibu bahagia dan bangga pada putera putrinya ? Ketika itu kutanya pada Ibu, Ibu menjawab,

" Banyak sekali nak kebahagiaan yang telah kalian berikan pada Ibu. Kalian tumbuh sehat dan lucu ketika bayi adalah kebahagiaan. Kalian berprestasi di sekolah adalah kebanggaan buat Ibu. Kalian berprestasi di pekerjaan adalah kebanggaan buat Ibu . Setelah dewasa, kalian berprilaku sebagaimana seharusnya seorang hamba, itu kebahagiaan buat Ibu. Setiap kali binar mata kalian mengisyaratkan kebahagiaan di situlah kebahagiaan orang tua. "

Lagi-lagi aku hanya bisa berucap,

" Ampunkan aku ya Allah kalau selama ini sedikit sekali ketulusan yang kuberikan kepada Ibu. Masih banyak alasan ketika Ibu menginginkan sesuatu. "

Betapa sabarnya Ibuku melalui liku-liku kehidupan. Sebagai seorang wanita karier seharusnya banyak alasan yang bisa dilontarkan Ibuku ntuk "cuti" dari pekerjaan rumah atau menyerahkan tugas itu kepada pembantu.

Tapi tidak! Ibuku seorang yang idealis. Menata keluarga, merawat dan mendidik anak-anak adalah hak prerogatif seorang ibu yang takkan bisa dilimpahkan kepada siapapun. Pukul 3 dinihari Ibu bangun dan membangunkan kami untuk tahajud. Menunggu subuh Ibu ke dapur menyiapkan sarapan sementara aku dan adik-adik sering tertidur lagi...

Ah, maafin kami Ibu ... 18 jam sehari sebagai "pekerja" seakan tak pernah membuat Ibu lelah.. Sanggupkah aku ya Allah ?

" Nak... bangun nak, udah azan subuh .. sarapannya udah Ibu siapin dimeja.. "

Kali ini aku lompat segera.. kubuka pintu kamar dan kurangkul Ibu sehangat mungkin, kuciumi pipinya yang mulai keriput, kutatap matanya lekat-lekat dan kuucapkan,

" Terimakasih Ibu, aku beruntung sekali memiliki Ibu yang baik hati, ijinkan aku membahagiakan Ibu... ".

Kulihat binar itu memancarkan kebahagiaan. .. Cintaku ini milikmu, Ibu... Aku masih sangat membutuhkanmu. .. Maafkan aku yang belum bisa menjabarkan arti kebahagiaan buat dirimu..

Sahabat.. tidak selamanya kata sayang harus diungkapkan dengan kalimat

"aku sayang padamu... ",

namun begitu, Rasulullah menyuruh kita untuk menyampaikan rasa cinta yang kita punya kepada orang yang kita cintai karena Allah.

Ayo kita mulai dari orang terdekat yang sangat mencintai kita ... Ibu dan ayah walau mereka tak pernah meminta dan mungkin telah tiada.

Percayalah.. . kata-kata itu akan membuat mereka sangat berarti dan bahagia.

Wallaahua'lam

" Ya Allah, cintai Ibuku, beri aku kesempatan untuk bisa membahagiakan Ibu..., dan jika saatnya nanti Ibu Kau panggil, panggillah dalam keadaan khusnul khatimah. Ampunilah segala dosa-dosanya dan sayangilah ia sebagaimana ia menyayangi aku selagi aku kecil "

"Titip Ibuku ya Allah"

- Muhasabah untuk diri, terima kasih sahabat atas suratmu yang aku boleh baca, akupun mencintai ibuku. -

kunci kebahagiaan

Tiap kita punya pendapat sendiri tentang kebahagiaan. Walau pun semua berhasrat ingin bahagia, namun tak sedikit kita jumpai orang yang tidak bahagia. Padahal tiada kurang harta yang dimilikinya, tiada kurang penghormatan untuknya, dan tiada kurang jabatannya. Kecantikan bukan ukuran kebahagiaan. Hal itu ibarat bunga yang suatu saat layu. Bukan pula harta kekayaan. Ia ibarat hujan yang akan kering setelah datang sinar matahari. Bukan juga kekuatan. Ia ibarat pertandingan, ada saatnya menang, tapi ada juga saatnya kalah. Singkat kata dunia tak dapat membahagiakan kita.

Syahdan sebelum menciptakan manusia, Allah tugaskan dua malaikat untuk menempatkan sesuatu yang amat berharga yang kelak akan dicari seluruh manusia. Malaikat satu berkata, aku kan letakkan di dasar samudra, hingga hanya orang yang tangguhlah yang menemukannya. Malaikat satu lagi berkata, aku kan menyimpannya di puncak gunung hingga tak ada yang menemukan kecuali orang yang kuat tekadnya. Perselisihan itu pun tak berujung. Akhirnya Allah yang memutuskan, Aku kan taruh sesuatu itu di lubuk hati manusia yang paling dalam. Sesuatu apakah gerangan hingga Allah turun tangan. Tak lain itu adalah kebahagiaan.

Kebahagiaan tertanam dalam diri kita sendiri. Kita hanya perlu menemukannya. Ia sering kali tertimbun endapan rasa takut, dengki dan kecewa akibat hal-hal di luar diri kita. Karena itu harus kita singkirkan. Kita takut kehilangan sesuatu, padahal mau tidak mau, semua yang datang pasti kan pergi. Kita dengki melihat kenikmatan orang, padahal tidak kurang anugerah Allah pada kita. Kadang kita kecewa dengan kejadian diluar, padahal selalu ada hikmah yang indah di balik semua kejadian yang telah berlalu.

Kebahagiaan adalah ketulusan. Hanya dengan ketulusan kita bisa menemukan kebahagiaan. Tulus menerima segala apa yang Allah anugerahkan seraya mensyukurinya. Allah lebih mengetahui dari pada kita tentang apa yang kita butuhkan. Jangan lepaskan burung di tangan hanya karena mengharap burung yang terbang. Yakinlah apa Allah yang takdirkan untuk kita, itu baik buat kita.

Maka jangan remehkan apa-apa yang telah kita miliki.
Ketulusan akan menyingkirkan debu kedengkian, kekecewaan sekaligus kecemasan. Sebaliknya ketulusan membawa kita pada sikap ridha. Maka Allah pun akan meridhai kita. Rasul bersabda, â€Å“Sesungguhnya besarnya pahala bergantung besarnya ujian. Apabila Allah mencintai suatu kaum, maka Allah menguji mereka. Maka siapa yang ridha, maka Allah akan meridhainya, dan siapa yang murka, maka Allah akan memurkainyaâ€
(HR Tirmidzi).

Kebahagiaan ibarat air dalam botol. Botol dan air memang saling memerlukan. Namun hanya air yang dapat melepaskan dahaga. Maka siapa yang memiliki akal sehat akan memilih air, sedang orang yang sesat akan memilih botol, tanpa melihat apakah terdapat air didalamnya atau tidak. Itulah sebabnya, dahaganya tidak pernah terpuaskan, sebab ia tidak tahu apakah botol itu kosong atau berisi.

Mengaitkan Urusan dengan Allah

KH Abdullah Gymnastiar
Setiap urusan yang tidak dikaitkan kepada Allah, berpotensi menjadi besar, rumit, dan berat. Karena itu, orang yang paling sengsara dalam hidup adalah orang yang tidak mengenal Allah. Semua yang dilakukannya tidak memiliki gantungan yang kokoh.
Tidak ada rezeki selain dari Allah. Sekecil apa pun itu, semuanya datang dari Allah. Manusia hanya sekadar perantara. Saat kita lapar, kemudian ada yang memberi kita makan. Maka yakinlah bahwa makanan itu datang dari Allah, orang itu hanya sekadar perantara. Benar ungkapan Imam Al Ghazali, "Dia (Allah) yang menciptakan rezeki dan menciptakan yang mencari rezeki, serta Dia pula yang mengantarnya kepada mereka serta menciptakan sebab-sebab sehingga mereka dapat menikmatinya".
Saudaraku, yang paling mahal dari pemberian adalah ingat kepada Allah. Contohnya saat mendapat uang. Yang terpenting bukan uangnya, namun bagaimana uang tersebut menjadikan kita ingat dan bersyukur kepada Allah. Saat kita dikaruniai rumah, maka yang terpenting bukan bagus dan megahnya rumah, namun bagaimana rumah itu bisa mendekatkan kita kepada Allah. Saat Rezeki terbesar kita bukan datangnya sesuatu, namun ingat Allah karena sesuatu itu.
Ali bin Abi Thalib berkata, "Jangan merasa adanya yang memberi nikmat kepadamu selain Allah. Dan anggaplah semua nikmat yang engkau terima dari selain Allah itu sebagai kerugian.''
Segala sesuatu yang kita alami, benar-benar ada dalam kekuasaan Allah. Semuanya terjadi karena izin Allah, entah yang baik maupun yang buruk. Andai kita bermaksiat, maka maksiat yang kita lakukan terjadi karena izin Allah. Karena itu, jangan mencari izin Allah. Yang harus kita cari adalah ridha Allah. Ridha Allah ini hakikatnya adalah izin yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat kita. Demikian pula saat mencari rezeki. Semua yang kita dapatkan, halal maupun haram, datang kepada kita karena izin Allah. Rezeki yang kita dapatkan akan berkah dan membawa kebaikan bila dikaitkan dengan Allah sebagai Dzat Pemberi Rezeki.
Saudaraku, setiap urusan yang tidak dikaitkan kepada Allah, berpotensi menjadi besar, rumit, dan berat. Orang yang paling sengsara dalam hidup adalah orang yang tidak mengenal Allah. Semua yang dilakukannya tidak memiliki gantungan yang kokoh.
Jadi, kita akan stres bila hati lebih bergantung kepada ikhtiar daripada kepada Allah. Saat berbisnis misalnya. Bila kita menggantungkan kesuksesan bisnis hanya pada strategi yang kita rancang, kita akan stres bahkan depresi ketika bisnis tersebut mengalami kegagalan. Saat kita mendambakan pendamping hidup, dan kita menggantungkan harapan pada ikhtiar semata, maka kita akan stres saat gagal menikah. Idealnya, ikhtiar seratus persen dan keyakinan pun seratus persen. Keyakinan, adalah pangkalan tempat berpijak. Hati harus yakin, sambil terus menyempurnakan ikhtiar. Wallahu a'lam.


Berita ini dikirim melalui Republika Online http://www.republika.co.id
Berita bisa dilihat di : http://www.republika.co.id/Cetak_detail.asp?id=232831&kat_id=105

Senin, 11 Juni 2007

membaca


Membaca....membaca....membaca... renungan cinta ..... bahwa rizki Allah selalu ada, bersyukur.... Belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna...  Terima kasih teman-teman. Ini saya kutip sebagai muhasabah diri :-) Renungan Hidup ......

Jumat, 04 Mei 2007

Doa Pengikat Hati


Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan cinta hanya kepada-Mu, bersatu dalam rangka menyeru (dakwah di jalan-Mu), maka kuatkan pertaliannya.

Ya Allah, abadikanlah kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya, dan penuhilah dengan cahaya-Mu yang tidak akan pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakal kepada-Mu, hidupkanlah dengan ma'rifah-Mu dan matikanlah dalam keadaan syahid di jalan-Mu.

Sesungguhnya engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Dan shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, dan kepada semua sahabatnya". Amiin.

Khasbiyallah lidiynii
Khasbiyallah lidun ya Khasbiyallah lima hammii Khasbiyallah limammbaghoo alayya Khasbiyallah kaa da nii bisuuiwwalaa khawla walaa quwwata illaa billah.




Senin, 09 April 2007

Semua Kehendak Allah



Bila engkau memandang,
Segala yang berlaku adalah dari Allah,
Yang menciptakan segalanya,
Yang menimpakan ujian,
Yang menyebabkan segala sakit hatimu,
Yang menyebabkan segala keinginanmu terhalang,
Serta menyusah-nyusahkan hidupmu…

Kerana…

Masakan Allah sengaja mengadakan,

Segalanya untuk sesuatu yang sia-sia,

Bukan Allah tidak tahu deritanya hatimu,

Tapi mungkin itulah yang Dia mahu…


Kerana…

Dia tahu hati yang sebegini selalunya lebih lunak,

Dan mudah lebih dekat dan akrab dengan-Nya…


~Lukman Hakim~





Kamis, 05 April 2007

embun, angin, matahari, cinta

Tersenyum sendiri menyusuri koridor halte busway setia budi. Mungkin jembatan penyebarangan halte busway ini yang lebih toleran daripada halte busway koridor 6 yang lain. Jalannya landai jadi gak capek lah kalau aku bawa barang berat seperti ini. Hanya tas punggung dan tenda dum saja kok tapi kalau ditambah beban tubuh wah berat juga... 

Selamat pagi embun, selamat pagi angin, selamat pagi matahari, selamat pagi cinta...

Senin, 26 Maret 2007

sepotong cerita perempuan impian


..."Kalau kamu bertemu dengan seorang perempuan yang
berpadu pada dirinya kehangatan seorang Siti Khadijah, serta kemanjaan dan
kecerdasan seorang Siti Aisyah dua di antara istri-istri Rasulullah itulah
perempuan impian."....



Jumat, 23 Maret 2007

cerita bintang kecil


Bisa dibilang mudah tetapi juga bingungin kalau gak biasa. Kreatif aja
untuk mencoba. Dasar dari pembuatan film ini bisa berupa file gambar (mis:
*.jpeg, *.gif) atau potongan file film sendiri (mis: *.MSWMM, *, *.wav, *.avi).
File-file itu nantinya digabungkan menjadi satu menjadi satu cerita hidup.




Film adalah gambar-hidup, juga sering disebut movie (semula pelesetan
untuk 'berpindah gambar'). Film, secara kolektif, sering disebut 'sinema'.
Gambar-hidup adalah bentuk seni, bentuk populer dari hiburan, dan juga bisnis.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Film)





Alur cara kerja dasanya sudah kita mengerti. Alat yang kita gunakan untuk
membuatnya tentunya alat yang berupa software untuk menggabungkan file-file
itu. Software dari operating system Windows
pun ada, Windows Movie Maker, jadi
gak perlu repot-repot kan untuk mencari software lain yang nantinya mesti
diinstall dulu, belajar gimana menggunakannya. Untuk film yang sederhana sudah
cukup untuk digunakan. Software untuk membuat film banyak ragamnnya. Perbedaan
dari software tersebut adalah dari setting tampilan untuk lebih menarik. Tentu
nantinya kita bicara kualitas dari film tersebut kan. Contoh software: adobe premiere, macromedia dreamweaver.





Makin majunya teknologi IT juga membuat makin menariknya multimedia untuk
dinikmati. Pengembangan film-film pendek yang bisa juga digunakan untuk
presentasi, iklan, jika digunakan software yang ada akan banyak waktu dan
pikiran digunakan. Software pendukung dari hal tersebut sudah ada dan bisa jadi
lebih menarik walau kata orang-orang gila IT ini disebut sederhana. Nah bingung
kan mengamati orang-orang gila itu tetapi kok pinter-pinter ya hehe... Contoh
sofware: macromedia flash. Untuk
yang sederhananya, Ms Office Powerpoint,
bisa juga digunakan.





Setelah kita membuat film tersebut tentunya akan disimpan dalam tempat
penyimpanan, CD/DVD. Software untuk mem-burning seperti Nero, ada fasilitas untuk membuat film dalam format VCD/DVD, kita
tinggal klik Make Video/Digital VD. Film kita bisa dilihat di VCD/DVD player.





Membuat Film Kecil

Bahan :

·
PC +
Multimedia



·
file-file
berformat jpeg atau gif



·
Windows
Movie Maker



·
Nero



·
CD
kosong





Bahan Tambahan :



·
Minuman
ringan, mis: sirup markisa



·
Makanan
ringan, mis: kripik singkong





Proses di Windows Movie
Maker



·
Hidupkan
PC dan multimedianya.



· Buat
file dalam Ms Office Powerpoint – Ms PP, lalu save as JPEG interchange format.
Nantinya file yang kita buat dalam Ms PP akan berformat gambar, jpeg.



·
Keluarkan
Windows Movie Maker – WMV (klik start – all program – WMV).



·
Kita
sudah berada di WMV, klik import pictures nanti file yang kita inginkan dalam
collection.



·
Klik
ctrl+A (masukkan semua file) atau masukkan satu per satu file ke storyboard
dengan cara klik kanan file – klik add storyboard atau klik kiri file – ditahan
– geser ke storyboard.



·
Klik
show timeline untuk melihat gambar antara per file.



·
Setting
video transition untuk memberikan efek antar file dengan memasukkan efek yang
diinginkan, caranya sama dengan memasukkan file ke storyboard.



·
Setting
video effect per file yang kita inginkan.



·
Klik
show storyboard untuk memasukkan waktu dan suara atau lagu.



·
Klik
impor audio atau music lalu masukkan ke dalam storyboard.



·
Atur
settingan waktu antara file gambar sesuai dengan file audio atau lagu yang kita
sertakan.



·
Simpan
file yang sudah selesai di setting dalam WMV.





Proses di Nero Burning



·
Keluarkan
Nero Burning, klik make video CD.



·
Ambil
file yang sudah dikerjakan di WMV.



·
Masukkan
CD kosong.



·
Klik
burn.





Selamat mencoba dan kreatif untuk berkreasi.