
Artikel banner di yahoo menggugah untuk dibaca, apa sih isinya hmm… hehe… wah bisa untuk pengetahuan bahwa semua bisa terjadi dan bisa menjadi masukan bagi diri sendiri dan orang lain. Hidup sehat tidak selamanya sehat.
Artikel ini bagi pasutri hmm… tentunya perasaan bahagia akan dirasa bila sibuah hati telah ada dipangkuan. Namun bagi pasangan lain, memiliki anak ternyata amat sulit sekali. Berbagai cara sudah dilakukan, namun tak juga menunjukkan tanda-tanda kehamilan. Biasanya, wanita sering dituduh sebagai pemicu tak bisa memberikan keturunan. Padahal, pria juga memegang peranan penting, seperti kualitas spermanya. Karena, indikator penting kesuburan pria adalah sperma.
Bila pria dewasa namun belum mampu membuat istrinya hamil, maka perlu curigai kualitas spermanya. Mungkin saja spermanya masuk dalam kategori 'madesu' (masa depan suram). Weh, ada istilah yang lucu namun bisa menggiris hati, kesannya …… Menurut Dr. Noroyono Wibowo, SpOG (K) selaku Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesi (POGI), terdapat beberapa penyebab yang dapat menurunkan kualitas sperma pria. Perlu diperhatikan beberapa hal sebagai beriku:
1. Tidak memvariasikan makanan
Kita seringkali merasa telah makan dengan cukup gizi. Cukup gizi, apakah ini yang kita inginkan? Berpikirlah ulang bahwa seharusnya kita mengkonsumsi makanan dengan kaya gizi, tidak lagi cukup gizi. Makan makanan junk food, enak memang namun bila tidak dibarengi dengan konsumsi sayur-sayuran tentu bisa menjadi pembunuh bagi tubuh. Variasikan makanan yang penuh dengan protein tinggi dibarengi dengan vitamin dan kandungan-kandungan nutrisi yang baik untuk kesuburan. Sudahkah dilaksanakan? Hehe…
2. Tidak berolahraga
Berjalan kaki di tempat kerja, di rumah, memberi kesan kita sudah berolah raga yang tinggi, banyak berjalan, terlihat ketika saatnya istirahat malam waah…langsung terlelap tidurnya yang mengisyaratkan kelelahan yang tinggi. Kesan tidak memberikan hasil yang optimal. Otot motorik tubuh mesti bergerak dengan seimbang, tidak hanya berjalan yang monoton namun juga perlu gerakan-gerakan aerobik yang cepat. Berjalan dan berlari tentu berbeda keringatnya kan. Nah, sudahkah dilaksanakan? Hehe.. tadi maunya lari-lari pagi tapi….ntar deh, tugas kuliah masih banyak belum dikerjakan. Lho ini malah bikin artikel sendiri!
3. Pola hidup tak sehat
Makanan yang bervariatif, penuh gizi, vitamin dan kandungan untuk menyuburkan sperma sudah dilaksankan. Hmm…ada lagi yang perlu dilihat dan perlu dipikir ulang kehidupan kita sehari-hari, apakah sudah dilaksanakan. Sering kali pulang malam hehe…mungkin dibilang larut malam hmm…sebenarnya apa aja sih yang dikerjakan sampai pulang ba’da maghrib? Alasan supaya bisa shalat maghrib dulu karena macetnya di jalan ketika jam pulang sore tapi hal itu bisa meneruskan menjadi jam malam yang tidak ada batas. Bisa jadi 1 jam lagi shubuh tetap terhitung ba’da maghrib hehe…. Berangkat pagi sudah disiangkan dengan alasan tetap menghitung cukup istirahat namun tetap bahwa pola hidup untuk menjadi sehat harus dilaksanakan.
4. Merokok
Kegiatan yang satu ini, alhamdulillah tidak tersentuh. Keinginan untuk melakukan dulu memang ada. Dari mulainya mengenal pada saat masih kecil karena mencontoh orang-orang tua disekitar namun setelah dicoba berulang kali kesimpulannya sama, tidak enak dirasakannya, membuat batuk, napas menjadi susah, bau sangit, kenapa kok orang mau melakukannya. Aneh!
Sperma, mahluk hidup yang ukurannya kecil dengan ukuran mikro namun besar artinya untuk kelangsungan hidup keturunan selanjutnya. Penyehatan sperma tentu harus dilaksanakan. Laksanakan apa yang bisa dilaksanakan. Menggembirakan hati dan perasaan bahwa ini semua adalah rizki Allah dan ikhtiar untuk menjadi terbaik. Sperma yang terbaik yang akan terpilih dari yang terpilih, satu yang menentukan.
Makanan yang dikonsumsi juga dapat mempengaruhi kualitas sperma. Makanan yang kaya protein seperti tiram, daging kambing, kalkun, gandum, buncis, daging merah, kacang, alpukat, pisang, dan almond dapat meningkatkan produktifitas sperma.
Seorang pria juga disarankan untuk makan makanan mengandung zat besi dan asam amino seperti bayam, rumput laut, putih telur, atau daging unggas karena juga baik untuk meningkatkan kualitas sperma. Beberapa zat lain yang juga turut berperan untuk menghasilkan kualitas sperma lebih baik seperti likopen yang terdapat pada tomat, anggur merah, dan jambu biji merah. Zat folate juga diperlukan untuk meningkatkan kualitas sperma yang terdapat pada asparagus, brokoli, jeruk, sayuran hijau, atau gula bit.
Menkonsumsi seledri mentah juga baik untuk sperma karena mengandung androsterone yang baik untuk stimulasi seksual dan vitamin antioksidan seperti vitamin C, E, dan B12 yang berguna untuk meningkatkan produksi sperma.
Makanan sehat berperan besar dalam meningkatkan kesuburan pria dan wanita. Bila Anda mengalami ketidakseimbangan hormon, atau memiliki laju produksi telur yang lambat, ada sejumlah makanan yang bisa membantu masalah yang Anda hadapi.
Buah segar. Ini merupakan pilihan terbaik bagi pria yang ingin meningkatkan kehebatan mereka. Kandungan vitamin C yang tinggi amat membantu mencegah sperma menggumpal — menjamin potensi dan meningkatkan kualitas sperma. Tingkatkan pasokan gizi harian Anda dengan mengonsumsi kiwi, mangga, stroberi, atau grapefruit (sejenis jeruk).
Kacang Brazil. Kami tidak bercanda, makanan ini benar-benar bisa membantu meningkatkan jumlah sperma. Kaya akan selenium, kacang Brazil terkenal meningkatkan hormon testosteron serta kinerja testis Anda.
Bawang putih. Meski sering dicap sebagai obat pembunuh vampir, beberapa dosis bawang putih sebenarnya amat meningkatkan kesuburan Anda.
Minyak ikan. Salmon, mackerel, dan sarden bisa sangat membantu Anda menjadi sehat dan subur. Minyak ikan mengandung asam lemak esensial (EFA) yang membantu meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh sistem reproduksi dan meningkatkan pembentukan kualitas sperma.
Cabe. Memakan masakan cabai benar-benar membuat gairah Anda meningkat, dengan cara apa pun! Dengan mempercepat aliran darah ke daerah reproduksi, cabe sangat bisa meningkatkan keampuhan produksi dan kualitas sperma Anda.
Nah artikel kecil ini tentu akan menjadi pengingat, pembuka wawasan bahwa kecil itu tidak akan selalu kecil karena nantinya menjadi besar dan bisa sangat besar. Ukuran mikro akan menjadi kilo dengan perbedaan nilai urut nol antar sesudah koma dan sebelum koma. Sperma menjadi penting, dan bisa jadi berbahaya bila tidak berada ditempatnya yang tepat. Hehe..jika pun sudah tepat tempatnya namun belum tepat waktunya tentu masih panjang perjalanan untuk ditempuh menjadikan sperma kita adalah sperma yang terpilih. Jadikanlah sperma kita adalah sperma yang halalan dan thoyiban, halal dan baik yang akan menjadikan insan yang selalu bersyukur akan Sang Pencipta. Lillahirabbil alamin.
Barakallah.
Pustaka:
www.yahoo.com
www.ghiboo.com
www.realbuzz.com
www.Askbaby.com
www.health4youonline.com