Rabu, 28 Maret 2007
Wikimedia - Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia
ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia
Senin, 26 Maret 2007
sepotong cerita perempuan impian
..."Kalau kamu bertemu dengan seorang perempuan yang
berpadu pada dirinya kehangatan seorang Siti Khadijah, serta kemanjaan dan
kecerdasan seorang Siti Aisyah dua di antara istri-istri Rasulullah itulah
perempuan impian."....
Jumat, 23 Maret 2007
cerita bintang kecil
untuk mencoba. Dasar dari pembuatan film ini bisa berupa file gambar (mis:
*.jpeg, *.gif) atau potongan file film sendiri (mis: *.MSWMM, *, *.wav, *.avi).
File-file itu nantinya digabungkan menjadi satu menjadi satu cerita hidup.
Film adalah gambar-hidup, juga sering disebut movie (semula pelesetan
untuk 'berpindah gambar'). Film, secara kolektif, sering disebut 'sinema'.
Gambar-hidup adalah bentuk seni, bentuk populer dari hiburan, dan juga bisnis.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Film)
Alur cara kerja dasanya sudah kita mengerti. Alat yang kita gunakan untuk
membuatnya tentunya alat yang berupa software untuk menggabungkan file-file
itu. Software dari operating system Windows
pun ada, Windows Movie Maker, jadi
gak perlu repot-repot kan untuk mencari software lain yang nantinya mesti
diinstall dulu, belajar gimana menggunakannya. Untuk film yang sederhana sudah
cukup untuk digunakan. Software untuk membuat film banyak ragamnnya. Perbedaan
dari software tersebut adalah dari setting tampilan untuk lebih menarik. Tentu
nantinya kita bicara kualitas dari film tersebut kan. Contoh software: adobe premiere, macromedia dreamweaver.
Makin majunya teknologi IT juga membuat makin menariknya multimedia untuk
dinikmati. Pengembangan film-film pendek yang bisa juga digunakan untuk
presentasi, iklan, jika digunakan software yang ada akan banyak waktu dan
pikiran digunakan. Software pendukung dari hal tersebut sudah ada dan bisa jadi
lebih menarik walau kata orang-orang gila IT ini disebut sederhana. Nah bingung
kan mengamati orang-orang gila itu tetapi kok pinter-pinter ya hehe... Contoh
sofware: macromedia flash. Untuk
yang sederhananya, Ms Office Powerpoint,
bisa juga digunakan.
Setelah kita membuat film tersebut tentunya akan disimpan dalam tempat
penyimpanan, CD/DVD. Software untuk mem-burning seperti Nero, ada fasilitas untuk membuat film dalam format VCD/DVD, kita
tinggal klik Make Video/Digital VD. Film kita bisa dilihat di VCD/DVD player.
Membuat Film Kecil
·
PC +
Multimedia
·
file-file
berformat jpeg atau gif
·
Windows
Movie Maker
·
Nero
·
CD
kosong
Bahan Tambahan :
·
Minuman
ringan, mis: sirup markisa
·
Makanan
ringan, mis: kripik singkong
Maker
·
Hidupkan
PC dan multimedianya.
· Buat
file dalam Ms Office Powerpoint – Ms PP, lalu save as JPEG interchange format.
Nantinya file yang kita buat dalam Ms PP akan berformat gambar, jpeg.
·
Keluarkan
Windows Movie Maker – WMV (klik start – all program – WMV).
·
Kita
sudah berada di WMV, klik import pictures nanti file yang kita inginkan dalam
collection.
·
Klik
ctrl+A (masukkan semua file) atau masukkan satu per satu file ke storyboard
dengan cara klik kanan file – klik add storyboard atau klik kiri file – ditahan
– geser ke storyboard.
·
Klik
show timeline untuk melihat gambar antara per file.
·
Setting
video transition untuk memberikan efek antar file dengan memasukkan efek yang
diinginkan, caranya sama dengan memasukkan file ke storyboard.
·
Setting
video effect per file yang kita inginkan.
·
Klik
show storyboard untuk memasukkan waktu dan suara atau lagu.
·
Klik
impor audio atau music lalu masukkan ke dalam storyboard.
·
Atur
settingan waktu antara file gambar sesuai dengan file audio atau lagu yang kita
sertakan.
·
Simpan
file yang sudah selesai di setting dalam WMV.
·
Keluarkan
Nero Burning, klik make video CD.
·
Ambil
file yang sudah dikerjakan di WMV.
·
Masukkan
CD kosong.
·
Klik
burn.
Kamis, 22 Maret 2007
Laman Web Al-Islam
Al-Qur'an dan Hadis online dari Kementerian Hal Ehwal Islam, Wakaf, Dakwah dan Nasihat - Kerajaan Arab Saudi
Al-'Asr
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
[1] Demi masa.
[2] Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,
[3] kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.
Selasa, 20 Maret 2007
jika kau lah sandaran hati
Sandaran Hati - Letto
yakinkah ku berdiri
bolehkah aku mendengar-Mu
terkubur dalam emosi
tak bisa bersembunyi
aku dan nafasku
merindukan-Mu
terpurukku di sini
teraniaya sepi
dan ku tahu pasti
kau menemani
dalam hidupku
kesendirianku
reff:
teringat ku teringat
pada janji-Mu ku terikat
hanya sekejap ku berdiri
kulakukan sepenuh hati
peduli ku peduli
siang dan malam yang berganti
sedihku ini tak ada arti
jika Kau lah sandaran hati
Kau lah sandaran hati
ini kah yang Kau mau
benarkah itu jalan-Mu
hanyalah Engkau yang kutuju
pegang erat tanganku
bimbing langkah kakiku
aku hilang arah
tanpa hadir-Mu
dalam gelapnya
malam hariku
nasehat dua hari
Kekurangan yang ada pada setiap orang itu bukanlah aib, tetapi aib yang sebenarnya adalah sikap lemah orang yang sebenarnya mampu meraih kesempurnaan, tetapi tidak ia lakukan (HK. Mutanabi)
Barangsiapa yang mau menggunakan kejernihan pikirannya, maka ia akan menuntunnya menggapai derajat paling mulia dan mencegahnya dari pasrah pada kekurangannya (HK. Ibnu Jauzi)
Jumat, 16 Maret 2007
kisah di pasar
Suatu hari Nazarudin
diajak sahabatnya pergi ke suatu pasar. Dia belum tahu tentang pasar
itu makanya ia ingin ikut tetapi ada yang mengganjal di hatinya bahwa
takut ketika di pasar itu ia hilang. Sang sahabat tertawa dengan
perkataan Nazarudin. Semua sahabatnya tahu bahwa Nazarudin seorang yang
baik hati, suka membantu orang lain namun ia kelihatan bodoh walau
sebenarnya hatinya iklas, perangainya suka tersenyum, pandai. Tetapi
kenapa masih tetap ia dikatakan si bodoh ya?
Sahabatnya
memberikan solusi untuk mengikatkan balon warna-warni di kakinya
sebagai tanda. Nazarudin menyetujuinya, bersyukur bahwa ia tidak jadi
hilang.
Setelah lama di pasar itu rasa penat datang. Nazarudin
istirahat sejenak dan rasa kantukpun datang. Terlelap Nazarudin dalam
mimpinya. Dan setelah beberapa ia terbangun. Terpana sejenak
menyadarkan diri sambil melihat-lihat. Tiba-tiba ia terkejut karena
balon-balon dikakinya hilang. Ia merasa sedih sekali, berarti ia hilang
di pasar ini. Dari sedih itu ia melihat disampingnya juga ada seseorang
yang sedang tertidur namun ada yang aneh di kakinya !!!
Nazarudin
bersyukur bahwa ia tidak hilang di pasar ini karena balon-balon itu
sudah ditemukan. Senyumnya tidak lama dikembangkannya, jika
disebelahnya adalah Nazarudin lalu ia sendiri siapa ????
Kisah
humor sufi, si Nazarudin, memberikan pelajaran hidup untuk kita. Ketika
kita lahir ke dunia, kita seperti memasuki suatu pasar. Aneka macam
keadaan, sifat manusia akan terlihat, kepentingan, nafsu yang akhirnya
bisa membawa diri mengikuti arus. Ketakutan, keresahan hati membutuhkan
suatu pegangan atau pedoman hidup. Mana yang kita pilih tentu dilihat
dari lingkungan yang membentuknya. Balon-halon itu disimbulkan sebagai
pedoman hidup. Kisah yang seakan menggelitik hati akan kebodohan namun
bisa menjadi muhasabah diri sendiri akankah diri sendiri sudah benar
selama ini untuk mengikuti syariah yang dijalani. Tidak sekedar
ikut-ikutan. Mengkotak-kotakan dengan menganggap kita sudah paling
benar. Pada saat kita di pasar kita bisa mendapat pelajaran apakah kita
sudah mengenal diri kita sendiri dan Insya Allah bisa juga akan makin
bersyukur akan RahmatNya untuk selalu menjalankan semua perintahNya dan
menjauhkan larangan-laranganNya. Contoh kecil, ketika kita berada di
pasar itu, atau dikendaraan dan azan mengumandang, akankah kita turun
dan mendekati mesjid untuk shalat?? Wallahualam bisowab
Senin, 12 Maret 2007
catatan sekuntum bunga
Keinginan menjadi sempurna adalah awal ketidaksempurnaan. Allah menciptakan manis seperti potongan-potongan puzle. saling membutuhkan untuk menutup ketidaksempurnaan dan Allah lah yang menyempurnakannya. Merasa lemah adalah awal menuju kesempurnaan.
Jumat, 09 Maret 2007
pembinaku, Prof.Dr.H. Koesnadi Hardjosoemantri
Innalillahi wainnailahihi rajiun
Selamat jalan pembinaku...
Selamat jalan panduku ...
Baktimu
Jiwamu
akan selalu ada
Selamat jalan Kak Koesnadi...
Insya Allah amal ibadahmu akan ditempatkan yang terbaik disisiNya
Garuda GA-200 Boeing 737-400, Lanud Adisucipto, Yogyakarta, Rabu Pagi, 7 Maret 2007
surat dari sahabat
Artikel Islami
23 Januari 2007 - 13:49
Untuk Calon Istriku
Oleh : Cucuk Hariyanto
Assalammu'alaikum Wr... Wb...
Apa kabar calon istriku? Hope u well and do take
care...
Allah selalu bersama kita
Ukhtiku...
Masihkah menungguku...?
Hm... menunggu, menanti atau whatever-lah yang
sejenis dengan itu kata orang membosankan. Benarkah?!
Menunggu...
Hanya sedikit orang yang menganggapnya sebagai
hal yang 'istimewa'
Dan bagiku, menunggu adalah hal istimewa
Karena banyak manfaat yang bisa dikerjakan dan
yang diperoleh dari menunggu
Membaca, menulis, diskusi ringan, atau hal lain
yang bermanfaat
mengagungkan-Nya,
melihat fenomena kehidupan di sekitar tempat
menunggu,
atau sekadar merenungi kembali hal yang telah
terlewati
Eits, bukan berarti melamun sampai angong alias
ngayal dengan pikiran kosong
Karena itu justru berbahaya, bisa mengundang
makhluk dari 'dunia lain' masuk ke jiwa
Banyak hal lain yang bisa kau lakukan saat
menunggu
Percayalah bahwa tak selamanya sendiri itu perih
Ngejomblo itu nikmat, jenderal!
Ups, itu judul tulisanku beberapa waktu lalu
Bahwa di masa penantian, kita sebenarnya bisa
lebih produktif
Mumpung waktu kita masih banyak luang
Belum tersita dengan kehidupan rumah tangga
Jadi waktu kita untuk mencerahkan ummat lebih
banyak
Karena permasalahan ummat saat ini pun makin
banyak
Karenanya wahai bidadari dunia...
Maklumilah bila sampai saat ini aku belum datang
Bukan ku tak ingin, bukan ku tak mau, bukan ku
menunda
Tapi persoalan yang mendera bangsa ini kian
banyak dan kian rumit
Begitu banyak anak tak berdosa yang harus
menderita karena busung lapar, kurang gizi, lumpuh layuh hingga muntaber
Belum lagi satu per satu kasus korupsi tingkat
tinggi yang membuktikan bahwa negeri ini 'sarang tikus'
Ditambah lagi bencana demi bencana yang melanda
negeri ini
Meski saat ini hidup untuk diri sendiri pun
rasanya masih sulit
Namun seperti seorang ustadz pernah mengatakan
bahwa hidup untuk orang lain adalah sebuah kemuliaan Memberi di saat kita
sedang sangat kesusahan adalah pemberian terbaik
Bahwa kita belumlah hidup jika kita hanya hidup
untuk diri sendiri
Ukhtiku...
Di mana pun engkau sekarang, janganlah gundah,
janganlah gelisah
Telah kulihat wajahmu dan aku mengerti,
betapa merindunya dirimu akan hadirnya diriku di
dalam hari-harimu
Percayalah padaku aku pun rindu akan hadirmu
Aku akan datang, tapi mungkin tidak sekarang
Karena jalan ini masih panjang
Banyak hal yang menghadang
Hatiku pun melagu dalam nada angan
Seolah sedetik tiada tersisakan
Resah hati tak mampu kuhindarkan
Tentang sekelebat bayang, tentang sepenggal masa
depan
Karang asaku tiada 'kan terkikis dari panjang
jalan perjuangan, hanya karena sebuah kegelisahan
Lebih baik mempersiapkan diri sebelum mengambil
keputusan
Keputusan besar untuk datang kepadamu
Ukhtiku...
Jangan menangis, jangan bersedih, hapus keraguan
di dalam hatimu
Percayalah pada-Nya, Yang Maha Pemberi Cinta,
bahwa ini hanya likuan hidup yang pasti berakhir
Yakinlah...saat itu pasti 'kan tiba
Tak usah kau risau karena makin memudarnya
kecantikanmu
Karena kecantikan hati dan iman yang dicari
Tak usah kau resah karena makin hilangnya aura
keindahan luarmu
Karena aura keimananlah yang utama
Itulah auramu yang memancarkan cahaya syurga,
merasuk dan menembus relung jiwa
Wahai perhiasan terindah...
Hidupmu jangan kau pertaruhkan, hanya karena kau
lelah menunggu. Apalagi hanya demi sebuah pernikahan. Karena pernikahan tak
dibangun dalam sesaat, tapi ia bisa hancur dalam sedetik. Seperti Kota Iraq
yang dibangun berpuluh tahun, tapi bisa hancur dalam waktu sekian hari.
Jangan pernah merasa, hidup ini tak adil
Kita tak akan pernah bisa mendapatkan semua yang
kita inginkan dalam hidup
Pasrahkan inginmu sedalam qalbu, pada tahajjud
malammu
Bariskan harapmu sepenuh rindumu, pada istikharah
di shalat malammu
Pulanglah pada-Nya, ke dalam pelukan-Nya
Jika memang kau tak sempat bertemu diriku,
sungguh...itu karena dirimu begitu mulia, begitu
suci
Dan kau terpilih menjadi Ainul Mardhiyah di
jannah-Nya
Ukhtiku...
Skenario Allah adalah skenario terbaik
Dan itu pula yang telah Ia skenariokan untuk kita
Karena Ia sedang mempersiapkan kita untuk lebih
matang,
merenda hari esok seperti yang kita harapkan
nantinya
Untuk membangun kembali peradaban ideal seperti
cita kita
Ukhtiku...
Ku tahu kau merinduiku, bersabarlah saat indah
'kan menjelang jua
Saat kita akan disatukan dalam ikatan indah
pernikahan
Apa kabarkah kau disana?
Lelahkah kau menungguku berkelana?
Lelahkah menungguku kau disana?
Bisa bertahankah kau disana?
Tetap bertahanlah kau disana...
Aku akan segera datang, sambutlah dengan senyum
manismu
Bila waktu itu telah tiba,
kenakanlah mahkota itu,
kenakanlah gaun indah itu...
Masih banyak yang harus kucari, 'tuk bahagiakan
hidup kita nanti...
Ukhtiku...
Malam ini terasa panjang dengan air mata yang
mengalir
Hatiku terasa kelu dengan derita yang mendera,
kutahan derita malam ini sambil menghitung
bintang
Cinta membuat hati terasa terpotong-potong
Jika di sana ada bintang yang menghilang,
mataku berpendar mencari bintang yang datang
Kalau memang kau pilihkan aku, tunggu sampai aku
datang...
Ku awali hariku dengan tasbih, tahmid dan
shalawat
Dan mendo'akanmu agar kau selalu sehat, bahagia,
dan mendapat yang terbaik dari-Nya
Aku tak pernah berharap, kau 'kan merindukan
keberadaanku yang menyedihkan ini
Hanya dengan rasa rinduku padamu, kupertahankan
hidup
Maka hanya dengan mengikuti jejak-jejak hatimu,
ada arti kutelusuri hidup ini
Mungkin kau tak pernah sadar betapa mudahnya kau
'tuk dikagumi
Akulah orang yang 'kan selalu mengagumi,
mengawasi, menjaga dan mencintaimu
Ukhtiku...
Saat ini ku hanya bisa mengagumimu,
hanya bisa merindukanmu
Dan tetaplah berharap, terus berharap
Berharap aku 'kan segera datang
Jangan pernah berhenti berharap,
Karena harapan-harapanlah yang membuat kita tetap
hidup
jangan pernah berhenti memilikiku
dan mencintaiku hingga ujung waktu
Tunjukkan padaku kau 'kan selalu mencintaiku
Hanya engkau yang aku harap
Telah lama kuharap hadirmu di sini
Meski sulit, harus kudapatkan
Jika tidak kudapat di dunia...
'kan kukejar sang Ainul Mardhiyah yang menanti di
surga
aku takut mungkin diriku terlalu liar bagimu
Namun sejujurnya, semua itu hanyalah persinggahan
egoku,
pelarian perasaanku
dan sikapmu telah meluluhkan jiwaku
Waktu pun terus berlalu dan aku kian mengerti...
Apa yang akan ku hadapi
Dan apa yang harus kucari dalam hidup
untuk dirimu yang selalu bijaksana
Aku goreskan syair sederhana ini,
untuk dirimu yang selalu mempesona
Memahamiku dan mencintaiku apa adanya
Semoga Allah kekalkan nikmat ini bagiku dan
bagimu
Semoga...
Kau terindah di antara bunga yang pernah aku
miliki dahulu
Kau teranggun di antara dewi yang pernah aku
temui dahulu
Kau berikan tanda penuh arti yang tak bisa aku
mengerti
Kau bentangkan jalan penuh duri yang tak bisa aku
lewati
Begitu indah kau tercipta bagi Adam
Begitu anggun kau terlahir sebagai Hawa
Kau terindah yang pernah kukagumi meski tak bisa
aku miliki
Kau teranggun yang pernah kutemui meski tak bisa
aku miliki.....
(Dewi Khayalan - Daun Band)
ringankanlah kerinduan yang mendera
kupanjatkan sepotong doa setiap waktu,
karena keinginan yang menyeruak di dalam diriku
Ya Allah...
ampuni segala kekhilafan hamba yang hina ini
ringankan langkah kami
beri kami kekuatan dan kemampuan
tuk melengkapkan setengah dien ini,
mengikuti sunnah RasulMu
jangan biarkan hati-hati kami
terus berkelana tak perpenghujung
yang hanya sia-sia dengan waktu dan kesempatan
yang telah Engkau berikan
Aamiin...
senyumku jum'at ini
Ketika kasih Allah datang uraian permata menelurusi setiap langkah
Ketika sayang Allah datang... adakah bahasa manusia dapat menguraikan kata-kata?
Bersyukur, iklas, sampailah dalam hati untuk tersenyum
Astagfirullah rabbal barayya, Astagfirullah minnal khatayya...
Selasa, 06 Maret 2007
surat Abu Dzar al-Ghifari
Sesungguhnya, yang aku maksud dengan orang yan paling berharga dan paling engkau cintai adalah dirimu sendiri, bukan orang lain. Engkau mencintai dirimu sendiri jauh melebihi engkau mencintai orang lain. Jadi, 'jangan menyakiti orang yang paling engkau cintai' artinya jangan engkau menyakiti dirimu sendiri. Tidakkah engkau mengetahui bahwa setiap dosa dan kejahatan yang dilakukan seseorang akan membahayakan dan menyakiti dirinya? {Khalil al-Musawi, Kaifa Tata'amal Ma'a an-Nas]
Kamis, 01 Maret 2007
mc tahajud
Dalam lelap terhanyut dalam dekapan peraduan
Hangat menyelimuti
Dunia ini adalah mimpi indah tetapi apa itu yang diinginkan??
Ketika datangnya cinta terhanyut dalam dekapan hati
Hangat menyelimuti
Mencintai mahluk Allah adalah indah tetapi apakah tidak lebih indah untuk lebih mencintai Sang Khalik, Allahu Rabbi??
Akan selalu ada mc tahajud untukku... :)