Selasa, 22 April 2008

sebuah surat untuk dirimu yang jauh....

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarakatuh….

Keberadaan surat ini di tanganmu sudah cukup untuk menyentuh rasa hatiku, terasa syukur yang tidak terhingga kepada Allah SWT karena menemukan kita kembali di dalam lembaran ini.

Menulis dalam senyuman yang selalu ada di hatiku, memberi semangat hidupku, Alhamdulillah, saat ini diri ini sehat dan berada di dalam keadaan yang baik. Bagaimana kabar dirimu dan imanmu di sana? Semoga berada di tahap yang diingini dan semoga berkah dan rahmat Allah senantiasa mengiringi langkahan kakimu. Semoga engkau melangkah dengan penuh rasa kehambaan…

Sesungguhnya saat ini hati ini masih terus menanti. Dan sesungguhnya penantian itu seperti suatu yang berat untuk ditanggung. Tetapi seperti katamu, sabar itu buahnya manis. Sabar itu memberi arti. Dan diri ini sedikit sebanyak tenang dengan tuntunan Nya. Hati ini hanya mampu berkata dalam diam. Tidak perlu mengungkapkan semua itu sekarang karena diri ini memahami yang itu semua akan mengundang rasa yang kurang enak di dalam hati. Semoga kita banyakkan istighfar apabila mengingatkan perkara ini. Jangan sampai terperangkap di dalam zina hati! Jangan terpedaya oleh nafsu kerana ingatlah akan sabda Rasulullah saw ini….

“Tidak beriman seseorang dari kamu sehingga ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa (ajaran islam)” (HR. Hakim).

Waktu akan terus berlalu dan saat itu akan tiba tidak lama lagi. Diri ini terus bersiap untuk menerima perubahan keadaan yang baru. Begitu juga persiapan menikah dan sama sama kita menambah ilmu dan ikhtiar rizki agar tidak timbul kesulitan di kemudian hari nanti. Moga nanti diri ini akan menjadi kekasih yang berada di dalam hatimu hingga ke akhir hayat. Dan menjadi suami yang shaleh seperti yang diidamkan tiap istri…

Ingatkah dirimu akan ayat ini….

”Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (Al Furqan:74)

Doa’ yang dititipkan kita setiap kali selepas shalat… Moga moga kehadiranmu adalah anugerah paling bermakna di dalam hatiku…Kadangkala terdetik rasa takut dan gusar di dalam hati ini kerana dirimu tidak pernah kutemui. Kelihatannya lucu bagi banyak orang, bagaimana kedua insan yang belum pernah bertemu boleh disatukan. Tetapi diri ini menyerahkan sepenuhnya kepada Allah akan urusan ini. Telah kuingatkan diriku, di setiap doa dan sujudku, seandainya dirimu adalah milikku… dekatkanlah. Jika bukan, maka jauhkanlah… tetapi ternyata perjalanan urusan ini semakin dimudahkan Allah. Dan nyata, yang perlu dilakukan hanya menyemai kasih dan cinta padamu selepas pernikahan dan itulah yang terbaik buat diri ini karena diri ini hanya ingin keridhoan Allah di dalam setiap langkah kaki dan perbuatan.Insya Allah, segala perbuatan yang baik itu akan dibalas dengan kebaikan juga. Dan ingatlah wahai bakal istriku, tiap perbuatan dan tingkah laku kita akan diikuti oleh generasi selepas kita. Jadi berwaspadalah dengan setiap tutur kata dan perilaku…

Allahumma laka aslamtu, wabika aamantu, wa’alaika tawakkaltu, wailaika anabtu, wabika khoosamtu, wailaika hakamtu faaghfirlii maa qoddamtu wamaa akhkhartu, wamaa a’lantu,antalmuqodaimu wa antalmuqoddimu, wa antal muakhiru, laailaaha illa anta wala haula wala quwwata illabillahi.

Ya Allah hanya kepadamu aku berserah diri, beriman, bertawakkal, kembali dan hanya bersandar kepadaMu aku mengambil keputusan. Karena itu perkenanlah Engkau mengampuni dosaku yang telah lampau dan dosa yang akan terjadi, apa yang aku rahasiakan dan apa yang aku tampilkan. Engkaulah yang mendahulukan dan yang mengakhirkan, tiada Tuhan selain Engkau, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Mu Allah.

Doa’kan diri ini di dalam shalat malammu…. Moga keyakinan kita padaNya makin kuat dan keputusan ini bukanlah sesuatu yang khilaf. Yakinlah pada rasa hatimu….

Jagalah iman dan amalmu, semoga waktu yang dinanti akan segera terwujud. Banyaklah berdoa dan bertawakkal pada Allah SWT. Semoga terus berada di dalam ridho Nya…

Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabaraktuh

Calon zaujmu…

9 komentar:

  1. ^_^ ... Semoga dipilihkan yang baik menurut Allah, di saat yang tepat dan disatukan dengan cara yang diridhainya... amiin...

    BalasHapus
  2. seneeeeng ^-_^ insya Allah.... saling mendoakan... jika da ada nanti mas bantu screaning deh...introgasi awal :p

    BalasHapus
  3. baru dengan cara seperti ini kedekatan di hati selalu ada :) terima kasih mau silaturahim

    BalasHapus
  4. Terima kasih atas semuanya suamiku sayang.... ;)

    BalasHapus
  5. wuiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii..........

    BalasHapus