Kamis, 08 Januari 2026

#ceritafilm_1 - bertemu cinta dari makhluk lain

 Film Korea itu bisa absurd, ga jelas dalam menceritakan kisahnya namun riil itu ada. Kehidupan keseharian, kisah anak manusia dalam menemukan cintanya. Kerasukan setan, iblis atau apalah namanya tentunya bikin ketakutan. Jadinya film horor. Atau film horor yang ada humornya. Ini tetap cerita cinta yang penuh romantis, perjuangan, tanpa memaksakan dengan cerita sains yang ada narasi ilmiahnya. Pemanis dengan aktris yang cantik khas korea, gemesin dan aktor korea yang diluar kebiasaan pria korea dengan rahang kotaknya.


Pretty Crazy (2025) adalah film Korea yang tampak seperti horor, bergerak seperti komedi, tetapi diam-diam menyimpan kisah cinta yang sangat manusiawi.


Film Korea memang sering tak berusaha menjelaskan segalanya dengan rapi. Ia membiarkan penonton menebak, merasakan, lalu mengingat kembali potongan hidupnya sendiri. Begitu juga film ini. Di balik kesurupan yang datang rutin setiap pukul dua pagi, ada keseharian yang sunyi, lelah, dan penuh pertanyaan tentang kesepian. Bukan tentang iblis semata, melainkan tentang manusia yang tidak pernah benar-benar ditemani dalam hidupnya.


Perempuan muda itu hidup dengan jam malam yang menakutkan. Setiap pukul dua pagi, tubuhnya bukan lagi miliknya. Ia bisa menangis, tertawa, berkata jujur tanpa filter, bahkan mengungkapkan hal-hal yang tak pernah berani ia ucapkan di siang hari. Orang-orang menjauh, menganggapnya aneh, berbahaya, atau terlalu rumit untuk dicintai.


Sampai suatu malam, seorang pria hadir bukan sebagai penyelamat, bukan pula sebagai ahli. Ia hanya seseorang yang memilih untuk tinggal. Menjaga. Menunggu pukul dua pagi, tanpa tahu apa yang akan terjadi. Anehnya, justru di saat perempuan itu “tidak sadar”, sisi paling jujur dan menggemaskan darinya muncul. Dan disitulah cinta mulai tumbuh—bukan pada versi terbaik seseorang, tetapi pada versi paling rapuhnya.


Hubungan mereka berkembang tanpa deklarasi berlebihan. Tidak ada janji manis, tidak ada penjelasan ilmiah tentang kerasukan itu. Yang ada hanyalah kebiasaan sederhana: kopi hangat sebelum jam dua, selimut yang disiapkan diam-diam, dan seorang pria yang perlahan jatuh cinta pada kekacauan yang dulu ingin dihindari semua orang.


Pretty Crazy bukan sekadar film tentang kerasukan. Ia adalah cermin tentang bagaimana kita sering “kehilangan diri” di waktu-waktu tertentu dalam hidup—saat trauma datang, saat kesepian memuncak, saat kita merasa tidak layak dicintai. Dan mungkin, cinta sejati bukan tentang menyembuhkan sepenuhnya, melainkan tentang bertahan di sisi seseorang, bahkan ketika ia sedang tidak utuh.


Film ini membuat penonton tertawa kecil, merinding sebentar, lalu diam lama setelah kredit akhir. Karena di balik absurditasnya, kita sadar: sedikit gila, sedikit rusak, dan tetap dicintai—itulah yang paling kita inginkan.


Tanggal rilis awal: 13 Agustus 2025

Sutradara: Lee Sang-geun

Pemeran: Im Yoon-ah; Ahn Bo-hyun

Genre: Roman, Film komedi

Durasi: 1 j 55 m

Produser: Kang Hyejeong, Ryoo Seung-wan, Han Jae-duk


Tidak ada komentar:

Posting Komentar