
Panggilan yang merdu adalah panggilan azan. Belajarlah selekasnya untuk menunaikan ibadah shalat sebelum kita ditulikan karenanya. Kalo da tuli, wah lalai deh semuanya. Bilangnya sudah selalu bersyukur, sudah bersedekah, gede-gede lagi. Untuk mensegerakan shalat hmm...dikiiit lagi yaa...!! Rukun Islam da jelas kan hehe... ya kalo kurang jelas sih, dibaca dan dipahami lagi lalu kerjain deh... Bersyukur dengan mensegerakan shalat. Memang sulit dalam penerapan kehidupan sehari-hari tapi bukan berarti ga bisa kan. Da dikasih kendaraan tentunya rizki yang sangaat berlimpah, daripada saudara-saudara kita yang lain masih naik angkutan umum. Berdesak-desakan, gimana mo turun untuk shalat, bisa ga dapet bis lagi, makin terlambat pulang...
Alhamdulillah, sampai masjid walau tinggal doa weiiii....cepet banget, tapi kok rame. Alhamdulillah jama'ah shalat magrib kali ini banyak sekali. Sampai mesjid besar itu tidak terlihat besar karena penuhnya jama'ah. Eits....kok jadi su'udzhon karena lihat baliho, spanduk pilgub...ibu-ibu dan anak-anak mukenanya bagus-bagus....hmm... terpenting shalat dulu deh, jadi mikir yang ga-ga aja ya hehe...... Tapi.....dalam shalat malah ga konsen.....Apa kampanye ga bisa di lain tempat, mengambil simpati malah membuat ibadah tidak khusu'. Karena ada maunya supaya terpilih lagi tentunya memberikan hadiah tangan dan kata-kata yang indah hehe.... loh....shalat....shalat....
Alhamdulillah, makasih ya Allah atas rizkiMu. Hmm....kok pembawa acara memberitahukan......Nisfu Sya'ban.......hehe....da su'udzhon seeeh..... Alhamdulillah bisa ngikutin, bener-bener lupa. Allah da memberi cerita lucu lagi kan. Pas adzan banyak mesjid di jalan tapi posisi sebelah kanan, jadi mesti putar balik. Nah yang searah seperti ini, agak jauh dan masuknya dalam. Kalo da dijalankan ya itulah...... Kegiatan malam Nisfu Sya'ban merupakan bagian dari upaya mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan Ramadhan. Kegiatan membaca Surat Yasin bersama adalah agar umat Muslim diperkuat imannya, dipanjangkan umur, serta dimurahkan rizki dalam rangka ibadah kepada Allah. Tiap tahun menjalankan berjama'ah di mesjid kampung, dari kecil. Tentunya ga asyik kalo melupakan begitu saja.
Tentu seneng bisa memberikan kabar gembira dalam beribadah kepada temen tapi..... "Aku tidak terbiasa itu..." Dueerrr!!!! Tersenyumlah bahwa sebagai saudara mesti banyak memahami pemikiran saudaranya, apalagi ini soal ibadah. Soal keyakinan yang tidak bisa terlihat, terwujud, teraba, tercium. Sudah dewasa, sudah akil baliq, insya Allah da banyak ilmu yang didapat. Pertanyaan mengapa masih aja menggelantung...apakah sudah berilmu terus menafiqkan yang sudah berjalan begitu lama dan dijalankan secara jama'ah?? Hehe...yang bilang lama siapa kalo tahunya pas sudah belajar da gede dan jama'ahnya siapa kalo selama ini tidak pernah berjama'ah atau jama'ah yang disenengi saja??
Weet....weet....belajar apa sih selama ini kok jadi ga ngerti adanya pemahaman yang berbeda.....lebih cepet googling daripada baca kitab. Pasti ada pembedanya.
"Perayaan Nifsu Sya'ban adalah bid'ah yang diada-adakan dalam Islam, begitu pula pengkhususan dengan ibadah tertentu adalah bid'ah mungkar; sama halnya dengan malam 27 Rajab yang banyak diyakini orang sebagai malam Isra dan Mi'raj, begitu juga tidak boleh dirayakan dengan upacara-upacara ritual, berdasarkan dalil-dalil yang disebutkan tadi."
"Pada malam nifsu Sya'ban biasanya diisi dengan pembacaan Surat Yaasiin tiga kali berjamaah dengan niat semoga diberi umur panjang, diberi rizki yang banyak dan barokah, serta ditetapkan imannya. Setelah pembacaan Surat Yaasiin biasanya diteruskan dengan shalat Awwabin atau shalat tasbih. Setelah itu biasanya dilanjutkan dengan ceramah agama atau langsung makan-makan. Peringatan Nisfu Sya’ban tidak hanya dilakukan di Indonesia saja. Al-Azhar sebagai yayasan pendidikan tertua di Mesir bahkan di seluruh dunia selalu memperingati malam yang sangat mulia ini."
"Ya Allah, kesempurnaan hanya milikMu, jagalah hatiku, langkah-langkahku, keluargaku, saudara-saudaraku dari api neraka. Ku ingin bisa selalu bersama. Kebenaran kesempurnaan hanya milikMu, kujalankan ibadahku karena rizkiMu untuk kusyukuri. Begitu banyak rizki yang telah Allah berikan kepada hambaMu yang hina ini tanpa perhitungan. Ku ingin beribadah kepadaMu pun tidak ada perhitungan tapi ku masih perlu banyak belajar, masih banyak yang tidak kuketahui. Ampuni hambaMu ini ya Allah, berikan selalu bimbinganMu. Amiiin."
Aamiiin.... :)
BalasHapus