Saat ini memasuki bulan Dzulqa'dah yang disebut bulan evaluasi ibadah untuk berjalannya waktu selanjutnya. Bulan Ramadhan disebut bulan tarbiyah. Bulan pendidikan dimana umat muslim banyak beribadah Ramadhan dengan shoum satu bulan penuh, shalat fardhu tepat waktu ditambah shalat sunah yang pahalanya sama dengan shalat fardhu. Setiap hari di luangkan waktu untuk tadarus Al Qur'an, terutama di malam hari. Banyak berharap dapat khatam minimal satu kali, karena perhitungan pahala terdapat pada satu huruf yang diucapkan dikalikan 1000 pahala. Bayangkan untuk mengucapkan ‘Bismillah’ saja sudah 10 huruf, belum bila diucapkan ‘Bismillahirrahmanirrahim’ terdapat 19 huruf. Dan banyak lagi ibadah yang biasa akan dilipat gandakan pahalanya di bulan Ramadhan. Bulan Syawal sebagai bulan fitri telah menjalankan ibadah Ramadhan terdapat pula shaum 6 hari yang pahalanya sama ibadah satu tahun. Subhanallah. Belum lagi ibadah lagi yang dijalankannya.
Bulan Dzulqa'dah menjadi bulan evaluasi, apakah dua bulan sebelumnya sudah tertanam dalam sikap dan tindakan umat muslim. Makin banyak ibadahnya atau malah berkurang. Setidaknya menjadi pengingat bahwa semua yang kita lakukan dengan niat ibadah. Belajar dari dua bulan sebelum akan lebih baik sebagai muslim yang bertaqwa. InsyaAllah.
Sumber: dari khutbah shalat Jum'at, Masjid Al Kautsar, 29 Syawal 1447 H
Tidak ada komentar:
Posting Komentar