Aku melihat Baitullah dari hatiku.
Aneh?
Ya merasa saat sujud setiap shalat, Baitullah ada dihadapanku.
Rasa kangen ingin selalu datang ke masjid yang suci, masjid yang agung pemberian Allah subhana wata’ala untuk hambanya yang selalu bersujud, bersyukur.
Rasanya Masjidil Haram itu dekat rumah.
Ingin rasanya berdiam lama disana.
Shalat, tadarus, zikir.
Kalau capek, makan ya pulang ke rumah dan selanjutnya bisa kembali ke sana.
Ini seperti kenyataan menjadi mimpi atau sebaliknya.
Sujud dalam shalat sendirian, bercakap dengan Sang Khalik bisa menentramkan hati.
Subhanallah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar