Da kita bercerita (bego2an - istilah saya aja nih) seneng. Ada seseorang yang sedang menunggu,

dia teramat gelisah. Menunggu memang pekerjaan yang menggelisahkan dan senengnya happy ending yang diharapkan dapat terjadi. Jika ingin menebak2 tentu ia sedang menunggu kekasihnya (wuiii...ya sah2 aja ya namanya juga cerita bego2an).
"Kapan ya kekasih dateng??", tentu itu yang dipikirkannya. Bersedekap, pukul2 dinding, menyarungkan tangan ke saku celana, menendang2 apa aja yang kena...hmmm....resahnya tentu sama karena kita pernah merasakannya. Keresahan yang tertahan dalam luapan ingin cepat bertemu.
Bila cerita dikembangkan, seandainya yang ia tunggu ternyata ga pernah datang...(weiii...tragis banget...da ngawur nih hmmm....lanjuut). Seandainya yang ia tunggu telatnya ga ketulungan dan ketika datang, ia telah pergi padahal hanya berjarak sepersekian detik. Seandainya yang ia tunggu malah pergi begitu saja tanpa melihat senyum selebar2nya bahwa yang ditunggu telah ada dihadapan mata tetapi.... Seandainya yang ia tunggu...hanya ada titipan pesan dari seseorang yang tidak dikenal perihal yang ia tunggu.....ceritanyaaaa bisa dikembangin lagi kaaan...hehe....
Imajinasi bisa liar berkelana, berlari seperti tanpa arah tujuan eh benar ga sih??? Ya ga mungkin lah jika tidak ada arah tujuan padahal ia berlari di jalanan yang bisa ditapaki kecuali ia lari di air, di awan....nah itu baru tanpa arah, ga jelas hehe..... Sekarang, kembangkan cerita dari salah satu cerita seandainya tadi. Mana yang dipilih dan cerita babak selanjutnya apa yang terjadi. Weiii ini bukan curhatan hati loh ya tetapi bercerita saja. Setiap orang bisa mengalami kan?
Hehe padahal ini mo ngerjain laporan yang mau dikumpulin besok, terus mo ujian belum belajar kok malah nulis2 seperti ini...ga jelas. Nah tuh cerita bisa liar kan...Siiip.....
Ayoo apa yang terjadi selanjutnya dari pilihan satu cerita seandainya di atas? Dan nantinya menjadi cerita dari pengamatan kita pada seseorang yang sedang menunggu di pinggir jalan itu. Dan nantinya menjadi pelajaran pada diri sendiri bahwa kita bisa mengamati dan bisa juga merasakan. Cerita indah bisa dibuat, cerita sedih bisa dibuat, apa maunya kita saja yang akan menjalaninya. Ternyata kita tidak pernah tidak membayangkan dari hal2 yang tidak pernah kita bayangkan. Kita tahu atau tidak mengerti atau belum mengerti atau malah tidak mau mengerti.
Semua yang kita jalani dalam hidup ini adalah memang keinginan kita sendiri. Sang Maha Kuasa bisa membuat cerita yang lucu pada hamba2Nya hehe.... Ku tahu karena ku pernah merasakan itu, kamu...?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar