Rabu, 06 Juni 2012

hasbunallah wa ni'mal wakil

"Pandanglah olehmu orang yang lebih rendah darimu, dan jangan memandang kepada orang yang diatasmu. Demikian itu lebih baik, agar kamu jangan meremehkan nikmat Allah kepadamu." (H.r. Ibnu Majah)

 

Dalam urusan keduniaan, misalnya dalam hal kekayaan, kemuliaan, pangkat, hendaklah selalu melihat kepada orang yang tingkatan hidupnya berada di bawah kita, jangan sekali-kali memandang kepada orang yang berada di atas kita.

 

Dengan sikap seperti itu kita akan beroleh ketenangan hidup, dan akan selalu mensyukuri serta menghargai nikmat Allah yang telah dilimpahkan Nya kepada kita. Sebaliknya bila melihat kepada orang yang tingkatan hidupnya lebih tinggi, maka biasanya akan timbullah kegelisahan hati dan pikiran. Yang mendorong timbulnya usaha-usaha untuk mengejar dan menyami orang-orang yang lebih tinggi itu, tanpa menghiraukan lagi apakah usaha itu halal ataukah haram. Dan bersamaan dengan itu sifat-sifat seperti menipu dan korupsi akan meraja lela. Dan yang paling jelek lagi ialah bahwa ia tidak akan mensyukuri dan menghargai nikmat Allah kepadanya.

 

Oleh sebab itu marilah kita syukuri semua nikmat Allah betapapun kecilnya, agar nikmat itu ditambahnya menjadi berlipat ganda, dan kita berada selalu dalam ketenagan dan kebahagiaan hidup.

 

Maha Besar Allah dengan segala Nikmat Nya. Insya Allah, Tausyiah ini peringatan untuk ku sendiri dan Insya Allah juga untuk saudara ku kaum muslimin lainnya.

1 komentar:

  1. Bila ada mahasiswa saling contek, berarti tidak menyadari bahwa Allah selalu mengawasinya. Dan tidak menyadari bahwa Allahlah Penolongnya. Walaupun selalu dengan alasan yg standar (demi nilai). Akan tenangkah hidupnya?

    BalasHapus