Jumat, 24 November 2023

dalam kotoran sapi ada kebaikan untuk kehidupan manusia

Makna mendalam yang menyiratkan perlunya tetap berpegang teguh pada ajaran Al-Qur'an di tengah zaman yang penuh dengan perubahan dan cobaan. Analogi tentang tubuh sapi yang menghasilkan susu meskipun memiliki kotoran di dalamnya mengajarkan bahwa meski situasi atau lingkungan di sekitar kita mungkin tidak sempurna, kita harus tetap mempertahankan kebaikan dan ketaatan.

Dalam Islam, Al-Qur'an dianggap sebagai sumber petunjuk yang utama bagi umat manusia. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah (2:185), "Bulan Ramadan yang didalamnya diturunkan Al Qur'an menjadi petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)."

Analogi sapi yang tetap menghasilkan susu meskipun memiliki kotoran di dalamnya dapat dikaitkan dengan sebuah hadis yang menegaskan bahwa kebaikan akan tetap ada dan tidak terhapuskan oleh keburukan atau kerusakan di sekitar kita. Dalam hadis riwayat Imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya di antara tanda kebaikan seseorang adalah dia terus melakukan perbuatan baik, meskipun terlihat ada keburukan di sekitarnya."

Pesan ini mengajarkan kita untuk tetap mempertahankan kebaikan, ketulusan, dan ketaatan kepada Allah dalam situasi apapun. Di zaman modern yang penuh dengan godaan dan perubahan, kita perlu memahami bahwa kebaikan yang kita lakukan tidak akan sia-sia. Allah selalu menilai niat dan amal baik kita, bahkan di tengah-tengah kondisi yang tidak sempurna sekalipun.

Jadi, pesan tersebut menegaskan bahwa dalam menghadapi zaman yang rusak atau modern, kita harus tetap berpegang pada ajaran Al-Qur'an dan menjalankan perbuatan baik. Kebaikan akan tetap menjadi kebaikan, seperti susu yang dihasilkan oleh sapi meskipun ada kotoran dalam tubuhnya.

Semarang. 24 November 2023

Nasehat dari K.H. Ahmad Baharuddin Nursalim, Rais Syuriah PBNU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar