Senin, 24 Maret 2025

Manusia paling bermanfaat dalam Islam

 Kultum Ramadhan - Tarawih 18 Ramadhan 1446 H / 18 Maret 2025 M


Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

A'udzu billahi minasy-syaithanir-rajim Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin, was shalatu was salamu ‘ala asyrafil anbiya’i wal mursalin, sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in.

Amma ba’du.


Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah mempertemukan kita kembali dengan bulan yang penuh berkah, bulan yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu bulan Ramadhan. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad ﷺ, beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya hingga akhir zaman.

Hadirin jama’ah shalat Isya dan Tarawih, rahimakumullah,

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah ﷻ dengan menjalankan segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. Semoga di bulan yang penuh keberkahan ini, kita semua mendapatkan limpahan rahmat, ampunan, dan keberkahan dari Allah ﷻ.  

Pada kesempatan yang baik ini, saya ingin mengajak kita semua merenungi sebuah hadis Rasulullah ﷺ yang menjadi pegangan dalam kehidupan kita:  

"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya." (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruquthni)  


1️. Makna Manusia Paling Bermanfaat dalam Islam  

Islam mengajarkan bahwa kemuliaan seseorang tidak hanya diukur dari ibadahnya secara individu, tetapi juga dari sejauh mana ia memberikan manfaat bagi orang lain. Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur'an:  

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ  

"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran." (QS. Al-Ma’idah: 2)  

Ayat ini menegaskan bahwa setiap muslim seharusnya saling membantu dalam kebaikan dan ketakwaan, sehingga keberadaannya menjadi sumber manfaat bagi orang lain.  


2️. Contoh Manusia Paling Bermanfaat dalam Islam  

Rasulullah ﷺ sebagai teladan utama. Beliau adalah manusia paling bermanfaat bagi umatnya. Bukan hanya dalam hal agama, tetapi juga dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan politik. Bahkan, beliau pernah bersabda:  

"Sesungguhnya aku diutus tidak lain hanya untuk menyempurnakan akhlak yang mulia." (HR. Ahmad)  


Para sahabat Rasulullah ﷺ. Seperti Abu Bakar yang membantu umat Islam dengan hartanya, Umar bin Khattab yang menegakkan keadilan, dan Utsman bin Affan yang bersedekah sumur untuk kebutuhan umat.  

Orang-orang yang berjasa dalam kehidupan sosial. Orang yang mengajarkan ilmu, membantu sesama, dan memberikan solusi bagi masyarakat adalah bagian dari manusia paling bermanfaat.  


3️. Bagaimana Menjadi Manusia yang Bermanfaat?  

Dengan Ilmu – Rasulullah ﷺ bersabda:  

"Apabila seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shaleh yang mendoakannya."* (HR. Muslim)  


Dengan Sedekah dan Kebaikan – Rasulullah ﷺ bersabda:  

"Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah." (HR. Tirmidzi)  


Dengan Akhlak Mulia – Menjadi pribadi yang jujur, amanah, dan peduli terhadap orang lain.  


Hadirin jama’ah shalat Isya dan Tarawih, rahimakumullah,

Marilah kita berusaha menjadi manusia yang paling bermanfaat. Tidak harus dengan hal besar, tetapi bisa dimulai dari hal-hal kecil yang bernilai di sisi Allah ﷻ.  


Allahummaj'alna min ‘ibadikas shalihin, alladzina yanfa‘unannaas, wa ya‘maluna sholihan, wa yattabiuna huda nabiyyika Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Allahumma ighfir lana dzunubana, wa taqabbal shiyamana wa qiyamana, wa balighna lailatul qadr, waj‘alna minal faa’izina fid dunya wal akhirah.

Aamiin ya Rabbal ‘aalamin.

Saya memohon maaf atas segala kekhilafan. Semoga Allah ﷻ menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang bermanfaat dan mendapatkan keberkahan di dunia dan akhirat.  

Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu alla ilaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilaik.

Maha Suci Engkau, ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.

Billahi taufik wal hidayah


Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar