Senin, 24 Maret 2025

renungan di waktu shubuh pada bulan ramadhan

Kultum Ramadhan - Shubuh 19 Ramadhan 1446 H / 19 Maret 2025 M - “Manusia Paling Bermanfaat dalam Islam"  


Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin, was shalatu was salamu ‘ala asyrafil anbiya’i wal mursalin, sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in. 

Amma Ba’du.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan kita nikmat iman, Islam, dan kesehatan, sehingga kita dapat menunaikan ibadah puasa dan shalat Shubuh di bulan yang penuh berkah ini. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad  ﷺ, beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya hingga akhir zaman. 


Hadirin jamaah shalat subuh yang dirahmati oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,

  

Setelah kita menjalankan shalat subuh berjamaah, marilah kita meluangkan waktu sejenak untuk merenungi satu pesan penting dari Rasulullah ﷺ yang telah kita bahas tadi malam:  


"Sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya." (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruquthni)  


Maka setelah kita mengetahui ‘makna manusia yang paling bermanfaat’, kini saatnya kita bertanya kepada diri sendiri: ‘Bagaimana caranya kita bisa menjadi manusia yang bermanfaat?’  


1️. Manusia Bermanfaat adalah manusia yang Memiliki Tujuan Hidup  

Allah ﷻ telah menjelaskan dalam Al-Qur'an bahwa manusia diciptakan dengan tujuan:  


وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ  


"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku." (QS. Adz-Dzariyat: 56)  


Artinya, setiap amal perbuatan kita harus bernilai ibadah dan memberikan manfaat, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.  


Jika seorang pedagang, ia berjualan dengan jujur.  

Jika seorang guru, ia mengajarkan ilmu dengan ikhlas.  

Jika seorang pemimpin, ia memimpin dengan adil.  

Jika seorang pemuda, ia membantu dan menghormati orang tua.  


Semua profesi dan keadaan hidup bisa menjadi jalan kebermanfaatan, asalkan diniatkan karena Allah.  


2️. Menjadi Bermanfaat dengan Ilmu dan Amal**  


Rasulullah ﷺ bersabda:  

"Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan ke surga." (HR. Muslim)  


Maka salah satu cara utama untuk bermanfaat adalah dengan ‘menuntut ilmu’ dan ‘mengamalkannya’.  


Ilmu yang bermanfaat: Ilmu agama yang mendekatkan diri kepada Allah, ilmu kehidupan yang membantu masyarakat, serta keterampilan yang bisa menolong orang lain.  


Amal yang bermanfaat: Tidak hanya dengan harta, tetapi juga dengan tenaga, ilmu, bahkan doa. Rasulullah ﷺ bersabda:  

"Setiap kebaikan adalah sedekah." (HR. Bukhari dan Muslim)  


Bahkan ‘senyuman’ kepada saudara kita adalah bentuk manfaat dan sedekah.  


3️. Mengapa Kita Harus Menjadi Manusia yang Bermanfaat?  


Manusia yang bermanfaat dicintai Allah.

Rasulullah ﷺ bersabda:  

"Amal yang paling dicintai Allah adalah kebahagiaan yang engkau masukkan ke dalam hati seorang muslim, atau engkau menghilangkan kesulitannya, atau engkau melunasi utangnya, atau engkau menghilangkan rasa laparnya." (HR. Thabrani)  


Kebermanfaatan menjadi bekal di akhirat.  

Rasulullah ﷺ bersabda:  

"Apabila seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya." (HR. Muslim)  


Mari kita bertanya kepada diri sendiri: Apa yang akan kita tinggalkan sebagai manfaat setelah kita wafat?  



Hadirin shalat Shubuh yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala, 


Marilah kita mulai hari ini dengan niat untuk menjadi ‘manusia yang paling bermanfaat’. Jika kita belum mampu melakukan hal besar, mulailah dengan hal kecil yang bisa kita lakukan setiap hari.  


Allahummaj'alna min ‘ibadikas shalihin, alladzina yanfa‘unannaas, wa ya‘maluna sholihan, wa yattabiuna huda nabiyyika Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Allahumma warzuqna ‘ilman nafi‘an, wa ‘amalan mutaqabbalan, wa sa‘yan masykuran, waghfir lana wa li walidina wa lil-muslimina ajma‘in.

Aamiin ya Rabbal ‘aalamin.


Semoga Allah ﷻ memberikan kita kemudahan untuk menjadi manusia yang bermanfaat dan mendapatkan keberkahan di dunia serta akhirat.  

Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu alla ilaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilaik.

Maha Suci Engkau, ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.

Billahi taufik wal hidayah


Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar